12 Okt 2018 10:34

Terminal Tipe C di Mitra Tunggu Persetujuan Bupati

MyPassion
Robby Ngongoloy

MANADOPOSTONLINE.COM — Sejak dimekarkan, Kabupaten Mitra belum memiliki terminal. Rencana pembangunan belum ada kepastian karena hingga kini masih menunggu persetujuan. Kepala Bidang Perhubungan Darat  Dinas Perhubungan Crets Benda menyebutkan, pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan pembangunan terminal. Namun belum disetujui, baik dari ke Kementerian Perhubungan hingga provinsi. "Sebetulnya sudah kami usulkan ke provinsi untuk pembangunan terminal tipe B. Namun sampai saat ini belum ada jawaban," ungkapnya, Kamis (11/10).

Upaya lain menurut Benda sudah ditempuh pihaknya, dengan mengusulkan pembangunan terminal tipe C di Kecamatan Tombatu di APBD 2019 nanti. "Karena dari tinjauan di lokasi tersebut masih ada lahan yang memungkinkan untuk dibagun terminal. Serta lokasi yang strategis untuk akses ke seluruh kecamatan. Ini sudah kami usulkan ke bupati, semoga tahun depan disetujui," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Mitra Robby Ngongoloy mengatakan, untuk pembangunan terminal sudah direncanakan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). "Itu sebenarnya sudah kami rencanakan, namun belum ditentukan kapan bakal direalisasi. Tapi yang pasti sudah masuk dalam RPJMD," bebernya.

Selain itu dikatakan Ngongoloy, untuk pembangunan terminal nanti, bakal dilihat berdasarkan tinjauan rencana tata ruang wilayah (RTRW). Sehingga perlu waktu untuk memastikan lokasi terminal. "Harus sesuai RTRW. Kemudian apakah di lokasi pembangunan lahannya tepat atau tidak," tandasnya.

Di sisi lain, Josep Sondakh, sopir angkutan jalur Ratahan-Langowan mendukung pembangunan terminal di Mitra. Agar mobilisasi masyarakat bisa lancar. "Serta dampaknya perputaran roda perekonomian juga semakin cepat," ujar pria yang keseharian mangkal di samping Bank Sulut Cabang Ratahan ini.

Menurutnya, saat ini hanya ada terminal bayangan.Yang keberadaannya tidak menentu. “Kadang kalau lokasi parkir full, kami berpindah-pindah tempat," ujar pria yang sudah tujuh tahun berprofesi sebagai sopir itu. (cw-01/tan)

Kirim Komentar