12 Okt 2018 10:59

Bantuan dan Tim Medis Sangihe Dikirim ke Sulteng

MyPassion
Pelepasan relawan peduli bencana dilakukan oleh Wakil Bupati Helmud Hontong di Kantor Kesbangpol, Kamis (11/10). (Sriwani Adolong/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM — Bencana tsunami dan gempa bumi di Sulawesi Tengah (Sulteng), menyita perhatian berbagai pihak. Kamis (11/10) Wakil Bupati Helmud Hontong SE, ikut melepaskan relawan peduli bencana dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sangihe, Komunitas Sangihe Tiger Club dan Pemuda Sangihe, di Kantor Kesbangpol. Rencananya tim gabungan ini akan bertolak dari Sangihe Jumat (12/10) hari ini.

“Selaku pimpinan di daerah ini, saya sangat mengapresiasi kegiatan kemanusiaan bertajuk relawan peduli bencana. Hal ini sangat membanggakan bagi saya karena tim relawan yang peduli kemanusiaan dan memiliki rasa peduli atas derita yang dialami saudara-saudara kita Palu, Sigi dan Donggala,” ungkapnya.

Lanjut Hontong, kehadiran para relawan merupakan bukti eksistensi putra-putri terbaik yang ingin melayani dan membaktikan diri dalam membantu korban. “Semoga saudara-saudara mampu menyesuaikan dengan suasana dan kondisi daerah bencana, sambil mengatakan dan mengimplementasikan semangat Somahe Kai Kehage bagi korban bencana dan bagi kita semua,” tandas mantan anggota DPRD Sangihe dua periode ini.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Sangihe Frans Porawouw menjelaskan, telah melakukan koordinasi dengan IDI terkait angkutan yang akan digunakan untuk membawa bantuan. “Rencananya ada enam kendaraan yang akan digunakan. Semuanya kendaraan double kabin,” ungkap Porawouw.

“Karena perjalanan menuju lokasi bencana ini jauh, maka dijadwalkan saat tiba di Manado itu pagi hari, agar ketika malam bisa beristirahat. Sebab perjalanan menuju lokasi bisa memakan waktu 2-3 hari,” tandas Porawouw, sambil menyebutkan tim medis akan langsung melakukan pengobatan gratis selama kurang lebih sepekan. (wan/gnr)

Kirim Komentar