10 Okt 2018 12:52

UMKM Kuliner `Kalah` Pengemasan

MyPassion
PEKERJAAN RUMAH: Walaupun sektor UMKM kuliner cukup berkembang pesat namun masih ada kekurangan yaitu dari segi pengemasan. (Foggen Bolung/MP)

MANADOWalaupun cukup berkembang, namun sektor UMKM khusus kuliner masih memiliki kekurangan. Salah satunya dari sisi pengemasan. UMKM kuliner di Sulut masih kalah dalam hal kemasan. 

Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Sulut Marcellino Lomban mengatakan, peluang UMKM Sulut berkembang sangat besar. “Hanya saja pengemasan kita yang belum terlalu bagus. Padahal dari segi rasa sudah tidak ada tandingannya,” kata Lomban.

Dia membeber, ada banyak produk lokal UMKM khusus kuliner yang menjadi andalan di Sulut. “Misalnya produk dari sangihe dengan kenarinya, selain itu ada kacang dari kawangkoan yang berisi tiga, hal ini yang kerap diburu oleh wisatawan. Namun pengemasan masih kurang menarik,” ungkap dia.

Dia melanjutkan, ke depan pihaknya akan terus mendorong UKM agar terus berkembang dan meningkatkan kualitasnya. “Cita rasa kita dan kemudian kemasannya, itu yang akan kami dorong untuk diperbaiki,” tandasnya.

Senada, ekonom Sulut Victor Lengkong mengaku, kuliner merupakan salah satu jualan Sulut untuk sektor wisata. Namun, dia tak menampik masih dibutuhkan beberapa perubahan yang harus dilakukan pemerintah dibarengi dengan kemampuan pelayanan packaging. “Itu penting, di dalamnya kembali kepada ketahanan dan packingannya,” pungkas dia. (tr-05/fgn)

Kirim Komentar