09 Okt 2018 08:29
Duka Keluarga Wagiu, Korban Gempa Palu asal Sulut

Sebelum Kejadian Ibu Israel Minta Dikirim Foto Masa Kecil

MyPassion
AKAN DIRINDUKAN: Feiby Wagiu bersama anak kembarnya. Keke asal Desa Kaasar, Minut ini, terakhir pulang kampung tiga tahun lalu. (Dok Keluarga)

Israel Limbara viral di media saat berdialog dengan Presiden Jokowi yang sedang meninjau pencarian korban di Hotel Roa Roa. Ibunya, Feiby Wagiu, yang jadi salah satu korban meninggal, adalah keke asal Desa Kaasar, Minut.

 

Laporan: Ridel Palar, Minut

SUASANA duka masih terasa di kediaman keluarga Wagiu di Desa Kaasar, Lingkungan I, Kabupaten Minahasa Utara. Salah satu anggota keluarga, Feiby Wagiu, menjadi korban meninggal akibat gempa yang mengguncang Kota Palu, 28 September lalu.

Syane Wagiu, tante Feiby menuturkan, ibu si kembar Kim Imanuella Limbara dan Israel Imanuel Limbara itu sempat menunjukkan gelagat tak biasa beberapa hari sebelum kejadian. Kepada anaknya yang berdomisili di Papua, Feiby meminta dikirimkan foto semasa kecil di Kaasar. “Dia minta kirim via WhatsApp foto zaman dulu ke anak saya. Saya Tanya kenapa minta foto begituan. Ada-ada saja,” ceritanya, saat ditemui akhir pekan lalu.

Tiga hari pasca foto tersebut dikirim, keluarga di Minut kemudian mendengar ada gempa dan tsunami di Palu. “Kami langsung khawatir ketika melihat berita ada bencana, karena mereka itu mengelola hotel mereka sendiri di sana yang bernama Total X,” lanjutnya.

Kekhawatiran mereka tersebut terbukti. Feiby tak bisa menyelamatkan diri saat kejadian. Informasi mereka dapat dari keluarga di Palu, saat gempa kecil sejak menjelang sore, Erik, suami Feiby sudah memanggil sang istri untuk meninggalkan hotel.

“Tapi Ebe (sapaan mereka ke Feiby) mengatakan bawa dulu anak-anak keluar, dia masih mengatur pembukuan dan menolong orang. Ketika Erik kembali menolong ombak datang. Kalau saja dia tidak sibuk mengurus pembukuan dan kelola keuangan pasti masih hidup, tapi apa mau dikata takdir berkata lain," ungkap perempuan paruh baya berambut merah ini.

Keluarga mengaku kehilangan sosok bersahaja itu. Apalagi, Feiby dipastikan tak akan lagi pulang kampung. “Terakhir pulang tiga tahun lalu. Waktu itu Kim dan Israel masih kecil. Mereka sekarang sedang berada di Bali karena Kim dapat luka yang serius di kaki. Katanya tertusuk dan tembus tulang,” bebernya.

12
Kirim Komentar