09 Okt 2018 15:55

Pasangan di Meksiko Mutilasi 20 Perempuan Dijadikan Pupuk

MyPassion
Polisi Meksiko sedang menyelidiki pasangan yang ditangkap karena sedang mengangkut beberapa potongan tubuh manusia dalam kereta dorong bayi (Steemit)

MANADOPOSTONLINE.COM — Polisi Meksiko sedang menyelidiki pasangan yang ditangkap karena sedang mengangkut beberapa potongan tubuh manusia dalam kereta dorong bayi. Pada sidang setelah penangkapannya, sang pria itu dilaporkan mengaku membunuh 20 perempuan di pinggiran Kota Meksiko.

Penyidik telah menemukan bagian-bagian tubuh di flat pasangan itu dan di tempat tinggal lain di dekatnya. Mayat-mayat itu disimpan dalam ember yang diisi dengan semen dan disimpan di lemari es untuk dijadikan pupuk.

Jaksa mengatakan, pasangan itu menjual bagian tubuh tetapi tidak jelas kepada siapa. Femisida, pembunuhan terhadap perempuan adalah hal yang umum di Meksiko dan sering dibiarkan begitu saja.

Tetangga mengatakan, mereka sering melihat pasangan itu mendorong kereta dorong. Polisi mencari mereka setelah seorang perempuan setempat, Nancy Huitron yang berusia 28 tahun, dan bayinya yang berusia dua bulan, Valentina hilang.

Dalam persidangan, terdakwa, Juan Carlos, dan pacarnya Patricia mengaku membunuh Huitron dan mengidentifikasi dua korban lainnya sebagai Arlet Olguín berusia 23 tahun dan Evelyn Rojas berusia 29 tahun.

Jaksa penuntut mengatakan, dia mengaku melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa korban sebelum membunuh mereka dan menjual barang-barang mereka dan beberapa bagian tubuh mereka.

Ketiga korban, semuanya adalah ibu tunggal, gang telah menghilang dalam beberapa bulan terakhir. Huitron menghilang pada 6 September dengan bayinya setelah mengantarkan dua anak perempuannya yang lebih tua di sekolah.

Polisi mengatakan, ketika dia ditangkap, Juan Carlos bertanya pada petugas apakah dia bisa mandi dan mengenakan jas sebelum diarak di depan media.

"Karena saya bukan penjahat kotor," kata Juan sesaaat setelah ditangkap dan akan konferensi pers dengan media, dilansir dari BBC Selasa (9/10).

Meksiko adalah wilayah dengan jumlah perempuan hilang tertinggi. Antara Januari dan April tahun ini, 395 orang hilang di negara Meksiko, 207 adalah perempuan.

Hilangnya sebagian besar terkonsentrasi di daerah-daerah kekerasan, para geng sering memegang kendali dan polisi takut untuk mengusir. (jawapos.com/mpo)

Kirim Komentar