04 Okt 2018 11:08

Jadi Pilot Project Penanggulangan Bahaya Rabies

MyPassion
Bupati Roy Roring bersama jajaran dari Kementerian Kesehatan serta Kementerian Pertanian yang membawahi kesehatan hewan di sela-sela peringatan hari rabies se-dunia, kemarin di Benteng Moraya. (Humas Pemkab)

MINAHASA—Kabupaten Minahasa menjadi pilot project penanggulangan bahaya rabies. Hal ini diungkapkan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dari Kementrian Kesehatan RI dr Anung Sugihantoni mewakili Menteri Kesehatan. “Kabupaten Minahasa dipilih karena kabupaten ini tempat dilaksanakan penelitian konsep one health, sehingga menjadi pilot project pencegahan bahaya rabies. Karena kita tidak dapat memisahkan kesehatan manusia dan hewan, penyakit tular disebabkan oleh hewan-hewan di sekitar kita,” kata Sugihantoni di sela peringatan Hari Rabies se-Dunia, Rabu (3/10) digelar di Benteng Moraya, Tondano.

Kegiatan ini, lanjut dia, dilakukan karena masih banyak kabupaten/Kota yang belum benar-benar bebas dari penyakit rabies. “Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian pemerintah serta meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kebiasaan hidup sehat dan upaya-upaya pencegahan,” ujar Sugihantoni sembari berharap dengan dijadikannya Minahasa sebagai pilot project, maka jumlah kasus rabies dapat ditekan.

Bupati Minahasa Royke Roring yang turut mendampingi dan hadir dalam peringatan hari rabies ini bersyukur karena Kabupaten Minahasa bisa melaksanakan acara Hari Rabies se-Dunia. “Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih karena telah memilih Kabupaten Minahasa sebagai tempat dilaksanakannya peringatan Hari Rabies Sedunia,” kata Roring.

Sementara, Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang menyatakan, ini adalah momentum penting untuk saling berkoordinasi, menyatukan pikiran dalam pencegahan rabies. “Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam program pengendalian rabies,” sebut Humiang.

Kegiatan ini, lanjut mantan Sekkot Bitung ini, harus optimal untuk pencegahan agar masyarakat dapat merasa aman dan bebas dari penyakit rabies. “Saya juga mengingatkan kita semua untuk memelihara hewan dengan cara-cara yang baik, di mana hewan mendapat vaksinasi secara teratur,” papar Humiang.

Kegiatan ini turut dihadiri, Asisten Deputi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kemenko PMK drg Naalih Kelsum, Direktur Kesehatan Hewan Kementan drh Fajar Sumping Tjatur Rasa, Direktur P2PTVS DR dr Fidiansyah serta Direktur Kesmavet drh Syamsul Maarif dan jajaran pejabat Pemkab Minahasa. (tr-03/fgn)

Kirim Komentar