01 Okt 2018 18:11

Sebelum Gempa Terjadi, Ungkapan Terakhir Glen kepada Sang Ibu: Lelah Ma, Mau Istirahat Dulu

MyPassion
Rumah keluarga Mononutu di Winangun sudah didatangi kerabat, Senin (1/10). (Reinaldo Rumlus/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM - Sulawesi Utara berduka. Dua atlet Paragliding yang ditemukan di reruntuhan Hotel Roa Roa siang tadi adalah dua sahabat karib, Glen Mononutu dan Petra Mandagi.

Bartolomeus Mononutu yang langsung berangkat ke Palu menjadi orang pertama yang mengetahui bahwa jenasah yang tertimbun itu adalah anaknya. 

Di dekat jenasah ditemukan tas, dompet , dan parasut milik Glen. "Parasut itu adalah pemberian sang ayah," beber James Sela, paman dari Glen.

Sebenarnya, sang ayah yang juga merupakan Sekretaris DPRD Sulut ini berencana ikut bersama istri ke Palu. Namun batal karena ada panggilan tugas di Jakarta.

Beberapa jam sebelum gempa terjadi, lanjut Sela, Glen ternyata sempat menghubungi sang ibu.

"Katanya, 'sangat lelah ma, mau istirahat dulu'. Lalu saat ditelepon lagi sudah tidak tersambung," tandas Sela. (rei/mpo)

Kirim Komentar