20 Sep 2018 15:51

Teror Stroberi Berjarum Masih Landa Australia

MyPassion
Baru-baru ini santer terdengar bahwa buah stroberi di Australia terkontaminasi dengan jarum suntik di dalamnya. Pihak berwenang sedang menyelidiki lebih dari 100 laporan orang yang menemukan jarum yang disembunyikan dalam stroberi (BBC)

MANADOPOSTONLINE.COM — Baru-baru ini santer terdengar bahwa buah stroberi di Australia terkontaminasi dengan jarum suntik di dalamnya. Pihak berwenang sedang menyelidiki lebih dari 100 laporan orang yang menemukan jarum yang disembunyikan dalam stroberi dan buah-buahan lain sejak pekan lalu.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, para pelaku akan menghadapi hukuman 15 tahun penjara. Hukuman ini setara dengan kejahatan seperti pornografi anak dan pendanaan terorisme.

"Begitu seriusnya pemerintah kita mengambil langkah dalam kasus ini," kata Morrison pada Rabu (19/9) dilansir dari BBC. Dia juga mendesak parlemen untuk mengesahkan undang-undang baru pada minggu ini.

Saat ini, hukuman maksimal untuk mencemari makanan adalah 10 tahun. Pihak oposisi buruh mengatakan, akan mendukung perubahan itu.

"Anda membahayakan warga Australia yang bekerja keras, dan Anda menakut-nakuti anak-anak. Dan pelaku adalah seorang pengecut," ujar Morrison.

Di Queensland, di mana kasus dilaporkan pertama kali, polisi mengatakan mereka fokus pada rantai pasokan makanan yang sebetulnya rumit. Insiden ini memaksa beberapa petani di industri tahunan untuk menghancurkan tanaman mereka.

Eksportir telah diperintahkan untuk menjalani pemeriksaan yang lebih ketat, termasuk penyaringan wajib produk melalui detektor logam atau mesin X-ray. Pemerintah telah mendesak konsumen untuk terus membeli stroberi, tetapi untuk memotongnya sebelum dikonsumsi.

Sementara itu, polisi Australia masih belum mengetahui motif di balik aksi memasukkan jarum pada buah segar. Polisi juga sedang mencari pelaku yang bertanggung jawab. (jawapos.com/mpo)

Kirim Komentar