20 Sep 2018 14:12

Relawan Autis Sambangi SLB Permata Hati

MyPassion
Relawan autis Sulut bersama peserta didik di SLB Permata Hati, kemarin.(Magdalena/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Sekolah Luar Biasa (SLB) Permata Hati Manado mendapatkan kunjungan dari relawan anak autis Sulut, Rabu (19/9). Sekitar 20 orang anak autis begitu antusias menerima kedatangan relawan itu.

 

Kepsek SLB Permata Hati Manado Carol MB Samola mengatakan, mereka mengapresiasi kunjungan relawan autis Sulut. Dia berharap dengan adanya kerjasama dengan para relawan, mereka dapat bersama berjuang agar penyandang autis mendapatkan haknya. "Sedih jika melihat anak-anak autis dikucilkan dari masyarakat. Jangan mengintimidasi anak-anak autis. Mereka juga manusia. Begitulah keadaan mereka. Kita harus memahami akan dunia mereka," tuturnya.

Sementara itu dr  Meiny O Manumpil, perwakilan relawan mengatakan mereka sudah bergerak sejak Februari 2018 dengan melakukan screening di daerah Manado. Di Kecamatan Mapanget mereka menemukan 13 anak autis yang disembunyikan di rumah dan tidak mendapat pendidikan. "Anak-anak autis ini terkadang dikucilkan di tengah masyarakat karena disangka sakit jiwa. Melihat hal ini, kami ingin mengkampanyekan anak autis adalah anak-anak luar biasa. Anak yang diberikan Tuhan untuk menjadi beban bagi semua orang. Bersikaplah sewajarnya. Kami berjanji akan segera mensosialisasikan seperti apa anak autis itu. Sehingga masyarakat bisa paham akan dunia anak autis,"bebernya

Lanjut Manumpil, perhatian pemerintah akan anak-anak autis masih kurang. “Kami akan mencoba menerobos hal tersebut melalui kegiatan 24 September di Rapat Paripurna HUT Provinsi Sulut. Anak-anak autis akan mengisi acara. Semoga peserta paripurna akan tergugah hati dan memberi perhatian,” tandasnya.(ctr-04/gel)

Kirim Komentar