20 Sep 2018 15:54

FSPG 2018 Banjir Keluhan, Toar Pangkey: Panitia Hanya Pelaksana Kegiatan

MyPassion
Toar Pangkey (Dok.Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM - Belum dimulai gelaran Festival Seni Pemuda GMIM (FSPG) 2018, namun keluhan terkait kepesertaan sudah menumpuk.

Setelah masalah nomor urut yang heboh di grup Facebook FSPG GMIM 2018, kini petunjuk teknis dimana setiap peserta harus terdata dalam Sistem Informasi Terpadu (SIT) dipertanyakan.

Beberapa perwakilan peserta mengeluhkan pembatasan umur 30+ dalam kegiatan FSPG 2018 sangat tidak sesuai dengan tata Gereja 2016 yang masih menjelaskan tentang batas kategori pemuda dalam pelayanan.

"Sehingga banyak teman-teman pemuda yang rindu dalam ikut serta melayani lewat FSPG dibatasi. Bahkan ketentuan verifikasi data peserta menurut SIT GMIM tidak akurat dengan keadaan jemaat GMIM saat ini. Sehingga berpotensi menimbulkan konflik. Bahkan seleksi berkas dalam pelayanan mirip seleksi PNS," keluh salah satu peserta yang enggan namanya disebut ini.

Lanjut dia, SIT merupakan tanggung jawab jemaat. Tapi sayang, menurutnya seperti tidak memiliki operator dalam hal tersebut.

"Karena belum menjamin semua jemaat telah terakomodir dalam SIT," lanjutnya.

Sementara itu mewakili panitia, Pnt Toar Pangkey ketika dikonfirmasi seolah membuang tanggung jawab tersebut ke Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM (KPPSG).

"Kami panitia hanya pelaksana dengan menjalankan berdasarkan petunjuk KPPSG," terang mantan Ketua KPPSG ini. (wam)

Kirim Komentar