19 Sep 2018 16:55

Belum Merekam e-KTP, Data 8 Ribu Warga Bolmong Terancam Diblokir

MyPassion
Iswan Gonibala

MANADOPOSTONLINE.COM---Sebanyak 8.519 warga di 15 Kecamatan, di Kabupaten Bolmong terancam ‘diblokir’. Karena belum melakukan perekaman E-KTP. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bolmong Iswan Gonibala, Selasa (18/9) kemarin. 

Menurut dia, saat ini yang sudah melakukan perekaman sebanyak 198.233 jiwa, sedangkan yang wajib E-KTP sebanyak 206.752 jiwa.  "Itu merupakan data per Juli. Dan untuk masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP sebanyak 8.519 orang. Tapi kami akan berusaha agar seluruh masyarakat di Kabupaten Bolmong yang wajib E-KTP semuanya akan melakukan perekaman sebelum batas pemblokiran," ungkap Gonibala.

Menurut dia, sesuai instruksi dari Dirjen Disdukcapil Kemendagri perekaman E-KTP diberikan batas sampai 31 Desember 2018. Jika ada warga yang tidak melakukan perekaman akan diblokir. “Kami hanya melaksanakan sesuai perintah dari Pemerintah Pusat (PP). Kalau masyarakat yang belum melakukan perekaman akan diblokir. Nah kalau sudah diblokir, yang susah adalah diri sendiri," jelasnya. 

Dia mengimbau, bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bolmong agar segera melakukan perekaman sebelum akhir Desember.  "Masyarakat itu harus proaktif, kami akan berusaha agar sisa yang belum rekam, bisa melakukan perekaman, agar tidak ada warga yang diblokir," ujarnya.  Dia menambahkan, pemblokiran bisa dibuka jika yang bersangkutan melakukan perekaman data.(cw-03/ite)

Kirim Komentar