24 Agu 2018 14:49

Saatnya Cetak Sejarah, Andalkan Kecepatan

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM — Tim nasional U-23 Indonesia, Jumat (24/8) hari ini, akan menghadapi Uni Emirat Arab (UEA), di babak 16 besar Asian Games 2018. Pertandingan yang sudah masuk sistem gugur ini, akan berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, pukul 16.00 WIB.

Dilansir dari bola.bisnis.com, pencapaian 16 besar tim nasional Indonesia di Asian Games 2018 merupakan yang kedua kalinya di ajang pesta olahraga Asian ini, sejak Asian Games 2002, yang menampilkan tim U-23 diterapkan di sepakbola putra. Prestasi serupa pertama kali digoreskan tim Garuda Muda, julukan timnas U-23 Indonesia, pada Asian Games 2014 di Korea Selatan.

Jika berhasil menaklukkan UEA, Garuda Muda akan mencetak sejarah melaju ke delapan besar. Bila mengalahkan UEA, Indonesia akan bertemu pemenang laga antara Bangladesh dan Korea Utara. Indonesia lolos ke babak 16 besar sebagai  juara Grup A dengan nilai sembilan, sedangkan Uni Emirat Arab sebagai peringkat ketiga Grup C. 

Dari empat pertandingan -Grup A terdiri lima tim- Indonesia meraup tiga kemenangan dan satu kekalahan. Kekalahan itu diperoleh saat takluk 1-2 dari Palestina. Sementara itu, UEA -di Grup C yang berisi  empat tim- sekali meraih kemenangan dari Timor Leste. Namun, kalah dari Suriah dan China, yang menjadi juara Grup C.

Dari data yang ada, Indonesia dan Uni Emirat Arab, pernah bertemu empat kali dan rekornya menguntungkan UEA. Dua kemenangan diraih UEA, satu Indonesia dan satu lainnya seri. Namun, itu catatan sejarah. Melihat kondisi saat ini, Indonesia dan Uni Emirat Arab sudah jauh berbeda. Setidaknya, dari materi tim dan hasil di babak penyisihan grup, Indonesia mampu menjadi juara grup dan Uni Emirat Arab di posisi ketiga.

Di sisi lain, perjuangan pasukan pelatih Luis Milla, selalu sulit bila menghadapi tim dari Timur Tengah. Melawan Palestina, kita pun kalah. Namun, konon, tim nasional Indonesia sudah menyiapkan strategi.  Bima Sakti, asisten pelatih, Kamis (23/8), mengatakan  salah satu yang diantisipasi adalah postur tubuh pemain U-23 UEA yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemain Indonesia. “Di dalam latihan kami sudah mengantisipasi kelebihan UEA. Mereka tim yang bagus dan memiliki pemain dengan postur yang tinggi,” ujar Bima, seperti dikutip Antara.

Sementara, penyerang tim Indonesia Alberto Goncalves meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait peluang Indonesia menaklukkan UEA. “Pemain mereka memang tinggi, tetapi kami memiliki kecepatan dan kemampuan individu yang baik,” tutur pemain naturalisasi dari Brazil yang sudah mengoleksi tiga gol di Asian Games 2018. (gnr)

Kirim Komentar