14 Jul 2018 15:49

Maskapai Belanda Hadirkan Robot Troli Pemandu Pengunjung Bandara

MyPassion
Robot Care-E berjalan bersama penggunanya (Foto: Youtube/KLM Royal Dutch Airlines )

MANADOPOSTONLINE.COM—Saat berada di bandara, troli menjadi salah satu benda penting bagi para traveler yang membawa banyak barang. Karena kereta dorong ini mampu memudahkan penggunanya untuk membawa banyak barang dalam satu tempat sekaligus.

Tetapi, bagaimana jika troli yang kamu temukan di bandara bisa melakukan lebih banyak hal?

Misalnya saja membantu kamu menemukan gate yang tepat, restoran, toko yang ingin kamu kunjungi hingga toilet.

Adalah Care-E, robot keluaran KLM Royal Dutch Airlines, sebuah maskapai penerbangan nasional Belanda. Robot berwarna biru cerah ini mengusung konsep self driving trolley.

Troli ini dilengkapi dengan teknologi Al dan dikembangkan oleh operator untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung di bandara.

Care-E dapat mengeluarkan berbagai suara untuk berinteraksi dengan penggunanya. Ia bahkan didesain secara unik sehingga mampu memperlihatkan raut wajah di monitornya.

Cara menggunakannya juga sangat mudah. Pengunjung cukup memindai boarding pass mereka di sensor khusus milik Care-E dan menempatkan kopernya di atas tubuh robot itu. Care-E akan berjalan dengan kecepatan 4,8 km/jam.

Setara dengan rata-rata kecepatan berjalan manusia, sehingga akan membantu kamu untuk tetap dekat dengan barang bawaanmu. Hanya saja kamu tidak perlu mengoperasikan sendiri troli canggih dan menggemaskan ini.

Berat maksimal barang yang dapat kamu letakkan di tubuh Care-E adalah sebesar 85 pon atau setara dengan 38,5 kilogram.

Troli canggih Care-E juga dilengkapi dengan program tertentu yang memungkinkan robot ini berhenti ketika diminta.

Kamu bisa meminta Care-E untuk berhenti di toilet atau restoran. Robot ini akan menunggu kamu dengan setia hingga kamu selesai dengan urusan kamu di tempat tersebut.

Yang menarik lagi, apabila ada perubahan terhadap penerbangan kamu, misalnya perubahaan gate keberangkatan, Care-E akan memandu kamu ke gate yang tepat. Hal ini dapat terjadi karena Care-E dapat mengakses data secara real-time.

Meski merupakan produk keluaran maskapai penerbangan Belanda, kamu tidak mesti khawatir terhadap penggunaan bahasanya. Karena robot ini telah dirancang dengan program bahasa Inggris, sehingga dapat lebih mudah digunakan.

Care-E sebenarnya bukanlah robot pembantu pertama yang diluncurkan oleh KLM.

Sebelumnya ada robot Spencer yang sudah lebih dulu wara-wiri di Bandara Schipol, Amsterdam di Belanda. Bedanya, Spencer tidak dilengkapi dengan ruang membawa tas.

Sementara ini Care-E sedang menjalani masa uji oleh maskapai penerbangan dan rencananya akan diluncurkan di bandara San Francisco International (SFO), New York, dan John F. Kennedy di Amerika Serikat pada tahun 2018 ini. (Kumparan.com/mpo)

Kirim Komentar