08 Mei 2018 13:13

Pertama Kalinya, 1000 Peserta SBMPTN Ikuti Ujian Berbasis Android di Unpad

MyPassion
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Arry Bainus dan jajaran saat konferensi pers jelang pelaksanaan SBMPTN di Labtek V ITB, Selasa (8/5). (Siti Fatonah/ JawaPos.com)

MANADOPOSTONLINE.COM - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi. Ribuan calon mahasiswa menyerbu ruangan tes atau ruang panitia penyelenggara. Namun berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor melakukan tes SBMPTN berbasis android.

Dari jumlah total 56.069 peserta, hanya 1.000 peserta yang mengikuti ujian berbasis android. Unpad Jatinangor ditunjuk sebagai penyelenggara.

"Memang sejak awal, kami hanya menyediakan kuota untuk 1.000 peserta. Saat pendaftaran, para peserta ini yang langsung memilih sendiri jenis ujiannya," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Arry Bainus saat jumpa pers SBMPTN di Kampus Institut Teknologi Badung (ITB), Selasa (8/5).

Jumlah tersebut, kata dia sudah disesuaikan dengan besaran kuota yang disediakan panitia lokal (Panlok) 34. Peserta ujian berbasis Android ini telah diimbau panitia untuk mengunduh aplikasi khusus sebelum mengikuti ujian. Nantinya, para peserta ini bakal mengerjakan soal ujian melalui handphone atau smartphonenya masing-masing.

"Peserta menggunakan gadgetnya masing-masing, sejak awal sudah kami minta instal aplikasi khusus. Supaya saat ujian sudah siap. Lokasi ujian para peserta ini dilaksakanakan di Jatinangor," jelasnya.

Ujian SBMPTN berbasis android ini masih dalam pengembangan, sehingga akan terus dipantau. Tapi, dipastikan aplikasi tersebut sudah bisa dipakai dan diharapkan berjalan dengan lancar.

Untuk diketahui, sebanyak 56.069 peserta mengikuti ujian SBMPTN di wilayah Panlok 34 Bandung. Jumlah ini terdiri dari Sub Panlok Bandung 51.964 peserta dan Sub Panlok Tasikmalaya 4.105 Peserta. (jpg/mpo)

Kirim Komentar