02 Mei 2018 14:53

Target Pariwisata Penyumbang PAD Terbesar

MyPassion

MANADO—Gubernur Olly Dondokembey menargetkan, tahun ini PAD terbesar akan disumbang sekor pariwisata. "Pariwisata ini dalam dua tahun terakhir sangat mendukung perekomonian kita. Kemiskinan serta pengangguran secara drastis berkurang. Jadi saya optimis PAD kita akan banyak disumbang sektor pariwisata," jelasnya.

 

Untuk meningkatkan pariwisata katanya, tentu harus ada investor yang masuk. Beberapa sektor sudah diminati dan sudah ada pembangunan resort hasil kerja sama dari BUMD.

"Selain menata destinasi, kunci utama untuk meningkatkan pariwisata adalah investasi dari luar. Namun saya ingatkan, tidak ada kabupaten/kota yang mengelurkan izin reklamasi. Semua izin reklamasi, walaupun untuk sektor pariwisata harus dari provinsi. Jangan ada yang berani sepihak mengelurkan izin," tegas mantan anggota DPR RI tersebut.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sulut Daniel Mewengkang, sampai Maret sudah sekira 29.000 wisatawan mancaneraga (wisman) mengunjungi Sulut. Tahun ini, target kunjungan wisman 120.000. "Yang datang masih didominasi dari Cina. Namun kita akan terus mengupayakan agar target kita di tahun ini bisa kita capai," ucapnya.

Lanjutnya, rata-rata wisman yang datang lebih gemar ke destinasi laut. Namun untuk ke daerah puncak juga banyak, apalagi ke Bukit Kasih dan beberapa destinasi di wilayah Tomohon.

"Kan sama seperti dulu, banyak orang yang tanya ke saya sudah pernah ke Jakarta atau Bali? Ini kan daerah populer. Sekarang terjadi di Wisman, rata-rata mereka saling tanya apakah pernah ke Manado? Ini yang membuat mereka berlomba-lomba datang ke Manado. Karena sekarang kita menjadi daerah dengan tujuan wisatawan," sebut Mewengkang.

Pihaknya juga terus mendorong agar kabupaten/kota dapat mencari dan mengembangkan spot pariwisata baru. Karena rata-rata yang dikunjungi wisman adalah destinasi yang menjadi wewenang kabupaten/kota.

"Kalau kita hanya mendorong agar kabupaten/kota dapat menciptakan destinasi baru, contonya seperti Jiko. Itu tempat baru yang ditemukan kabupaten setempat. Ini yang kita inginkan, agar daerah dapat menciptakan dan mengembangkan spot baru. Kan yang dapat retribusi itu daerah bukan provinsi, masyarakat juga mendapat pekerjaan," urainya.

Mewengkang menjelaskan, jika setiap bulan wisman yang datang 10.000 maka dalam satu tahun target yang diberikan  bisa dicapainya. Apalagi sebutnya, akan ada kegiatan hari keluarga nasional (Harganas). Maka diprediksi kunjungan wisman akan meningkat. Pihaknya juga dalam waktu dekat akan kerja sama dengan Korea, untuk meningkatkan pariwisata.

"Jadi kita akan kerja sama dengan Korea, dan mereka akan melakukan tour ke Sulut. Nantinya juga mereka yang ke sini mengunakan penerbangan Batik Air. Kita memang tidak bisa memaksa Wisman untuk datang, namun jika kita telah menyiapkan kemudahan dan fasilitas, maka saya rasa akan banyak yang datang ke Sulut," tukasnya.(tr-02/tan)

Kirim Komentar