05 Feb 2018 13:47

Lampu Merah Hanya `Pajangan`

MyPassion
PERLU DITERTIBKAN: Kendaraan bentor terlihat menerobos lampu merah di perempatan Plaza Ratahan, Sabtu (2/2). Foto: Hesly Marentek/MP

MITRA—Upaya Kapolres Minsel AKBP Winardi Prabowo untuk membenahi sektor lalu lintas di wilayah hukumnya, masih banyak dilanggar. Buktinya, pantauan harian ini akhir pekan lalu, lampu merah yang terpasang di perempatan Plaza Ratahan hanya sekadar ‘pajangan’. Pasalnya banyak pengendara yang sering menerobos, meski lampu sudah berwarna merah. Jika dibiarkan, bisa menimbulkan potensi kecelakaan seperti tabrakan.

“Sosialisasi dari Dinas terkait harus lebih diintensifkan. Karena kalau tidak ada petugas sering ada pengendara yang langsung menerobos lampu merah,” ujar Stany R (30), warga Tosuraya yang keseharian berjualan di samping Plaza Ratahan. “Bisa dikatakan itu cuma pajangan saja,” singgungnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Perhubungan Mitra Eddy Lalompo mengakui, tingkat kesadaran atas keberadaan rambu lalu lintas masih sangat minim. “Memang beberapa waktu kami sudah lakukan sosialisasi. Tapi kesadaran pengendara atas pemberlakuan lampu merah di lokasi Plaza Ratahan masih kurang. Saat tidak ada petugas banyak pengendara menerobos,” ungkapnya.

Untuk itu,  pihaknya akan lebih mengintensifkan sosialisasi. “Bahkan kami akan melakukan penertiban pengendara. Bukan hanya penerobos, tetapi penertiban secara keseluruhan,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Ratahan Kompol Sammy Pandelaki mengatakan, pihaknya siap berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam melakukan penertiban pengendara. “Selain penerobos lampu merah. Banyak juga pengendara roda dua yang tak menggunakan kelengkapan berkendara saat berlalu lintas. Selain itu masih ada yang menggunakan knalpot bising. Semuanya akan kami tertibkan secara perlahan,” pungkas Pandelaki.(tr-04/gnr)

Kirim Komentar