22 Jul 2016 13:59

Revitalisasi Danau Tondano Bermasalah

MyPassion
MINIM SOSIALISASI: Revitalisasi Danau Tondano oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BSWS) I minim sosialisasi. Warga masih banyak yang belum tahu manfaat proyek prestisius ini.

MINAHASA– Revitalisasi Danau Tondano oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BSWS) I banjir sorotan. Pasalnya, pembangunan talut bendungan pinggiran Danau Tondano yang sementara dikerjakan, kurang mendapat dukungan dari masyarakat. Warga setempat meminta pembayaran pembebasan lahan kepada BSWS I. Karenanya, masyarakat menuntut akan memboikot, jika tidak ada tindaklanjut di beberapa jalur area pembangunan.

Menurut warga, area bakal pembangunan revitalisasi tersebut melewati lahan milik mereka. Karenanya, jika pembangunan melewati lahan, berarti harus ada pembebasan lahan. “Kami juga meminta kejelasan soal pembebasan lahan. Karena, sebagian masih menjadi tempat usaha dan pertanian,” keluh sejumlah warga, yang enggan namanya dikorankan.

Terkait hal ini, Pelaksana Teknis Kegiatan Revitalisasi Danau Tondano BSWS Frans Manampiring menjelaskan, untuk masalah soal pembebasan lahan, telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memfasilitasi hal tersebut. Secara teknis, itu sudah sesuai prosedur pekerjaan dan tak ada masalah. “Kalau masalah pembebasan lahan kami sudah berkoordinasi dengan bupati Minahasa. Nantinya, akan ditindaklanjuti jika memang warga meminta pembebasan lahan. Namun, itu harus didukung dengan surat dan sertifikat tanah jelas,” beber Manampiring, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Lanjutnya, pihaknya siap menyediakan pembebasan lahan, apabila yang menjadi area pengerjaan revitalisasi benar-benar memiliki sertifikatnya. “Silahkan masyarakat menunjukkan surat dan keterangan yang jelas soal lahan mereka, dan kami pasti akan menyediakan anggaran pembebasan lahan,” pungkasnya. (ctr-27)

Kirim Komentar