23 Jun 2016 08:46

Korban Bencana Sangihe Bertambah, Ratusan Warga Tak Punya Rumah

MyPassion

MANADOPOST — Korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe bertambah. Menjadi lima orang. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ir Reintje Tamboto, Rabu (22/6), kemarin.

Menurut Tamboto, satu korban berasal dari wilayah kepulauan. Yaitu Kecamatan Tatoareng, tepatnya di Pulau Kahakitang Kampung Taleko Batusaiki. “Dari informasi Camat Tatoareng, longsor di Kampung Teleko Batusaiki menimbun dua rumah penduduk dan satu korban jiwa,” ujarnya.

Sampai saat ini kata Tamboto, korban menjadi lima orang yang tersebar di Kelurahan Kolongan Beha Kecamatan Tahuna Barat, Kelurahan Apengsembeka Kecamatan Tahuna dan Kelurahan Tapuang Kecamatan Tahuna Timur, serta Kampung Taleko Batusaiki Kecamatan Tatoareng satu orang. Identitasnya belum diketahui BPBD.

Untuk empat korban yang tertimbun longsor, sementara dilakukan pencarian. “Kalau korban yang tertimbun di Kelurahan Tapuang dan Kelurahan Apengsembeka dicari dengan menggunakan peralatan manual oleh TNI dan masyarakat. Sebab tempatnya tidak bisa dimasuki alat berat. Sedangkan di wilayah Kelurahan Kolongan Beha pencarian pakai alat berat,” ujar Tamboto.

Di samping korban jiwa, bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Selasa (21/6) lalu itu, membuat ratusan warga kehilangan tempat tinggal. Paling banyak di Kelurahan Kolongan Akembawi, Kolongan Beha dan Kolongan Beha Baru. Sedangkan di Kelurahan Tapuang dan Kelurahan Apengsembeka dan Kecamatan Tatoareng tidak terlalu banyak (lihat grafis).

123
Kirim Komentar