09 Nov 2015 08:42

Lorenzo Juara Dunia, Rossi Cetak Sejarah

MyPassion

VALENCIA— Balapan MotoGP 2015 akhirnya telah usai di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (8/11) malam Wita.  Jorge Lorenzo berhasil finis pertama untuk mengamankan 25 poin terakhinya, sekaligus membuatnya meraih gelar juara dunia untuk ketiga kalinya setelah di tahun 2010 dan 2012.

 

Meski demikian, Rossi dianggap mencetak sejarah baru. Pasalnya, Rossi yang start pada posisi paling buncit (urutan ke-26) mampu melewati 21 pebalap lainnya hingga akhirnya masuk finish pada urutan keempat. Ini sejarah bagi Rossi karena sebelumnya, dia dua kali start paling terakhir dan hasilnya kurang memuaskan.

Pertama di motogp Qatar 2004 lalu. Rossi harus memulai balapan dari posisi paling belakang sebagai bentuk hukuman. The Doctor dilempar ke posisi paling buncit setelah race director menganggap kru Rossi 'membersihkan' grid supaya dapat traksi lebih baik pada malam sebelum balapan. Hasilnya, saat balapan, Rossi mengawali dengan sangat baik karena dia mampu menggeber motor Yamaha YZR-M1 nya hingga menembus posisi ketujuh menjelang akhir lap pertama. Terus membalap dengan agresif, Rossi bahkan sempat merengsek ke posisi empat di lap kelima.

Begitu agresifnya, sehingga bersenggolan tunggangan, hingga menyebabkan rider asal Brasil itu keluar jalur. Kemudian ban belakang motor Rossi melintas di trek berpasir hingga membuatnya selip. Rossi jatuh dan gagal melanjutkan balapan.

Kejadian kedua saat motogp Belanda 2006. Rossi start pada urutan 18 dan finish pada urutan ke-8. Ini akibat kecelakaan yang terjadi saat sesi latihan bebas pertama yang membuatnya mengalami cedera cukup parah.

Di motogp Valencia 2015, tidak ada drama yang begitu berarti. Sesuai prediksi, Lorenzo yang start dari urutan pertama, berhasil mempertahankannya hingga akhir. Rider Yamaha inipun tampil sebagai juara dunia.

‘Drama’ sebenarnya justru mengarah ke Valentino Rossi. Pemimpin klasemen ini harus puas hanya finish di urutan keempat. Setelah start dari urutan paling buncit, Rossi terpaksa harus merelakan gelar juara dunia yang sudah di depan mata, pada rekan setimnya.

12
Kirim Komentar