08 Des 2014 03:40
Pembangunan Direalisasi Tahun Depan

Benteng Moraya Pusat Budaya dan Kuliner

MyPassion
MAJUKAN MINAHASA: Kawasan benteng Moraya akan dijadikan pusat wisata budaya dan kuliner Minahasa.

MINAHASA – Berbagai gebrakan ditempuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar Minahasa tidak dijuluki lagi kota mati. Salah satu strategi adalah menjadikan kawasan benteng Moraya di Minawanua Tondano tua menjadi pusat budaya dan kuliner Minahasa. Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Minahasa Debby Bukara SE mengungkapkan, sejumlah proyek pembangunan akan difokuskan di Minawanua pada 2015. “Ini merupakan agenda dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Pemkab Minahasa. Selain itu, rencananya kawasan di benteng Moraya akan dijadikan pusat kuliner asli Minahasa,” katanya, pekan lalu.

Pembangunan di kawasan benteng Moraya itu, akan dikomparasikan dengan pembangunan danau Tondano. Pasalnya, kawasan itu dekat dengan danau Tondano yang adalah ikon wisata Minahasa. “Kiranya perencanaan ini dapat didukung masyarakat di tanah Toar Lumimuut. Karena ini juga untuk membangun tanah Minahasa lebih baik,” ujarnya. Sejumlah warga menilai perencanaan itu sangat positif. “Sebab, dengan adanya pusat kebudayaan ini, masyarakat bisa mengetahui dan bisa belajar lebih banyak kebudayaan di Minahasa. Karena di zaman modern saat ini, banyak masyarakat yang belum paham dan mengetahui apa saja kebudayaan yang ada di tanah tercinta ini,” kata Melky Rawung warga Paslaten.

Senada Melfina Korengkeng, warga Tondano, mendukung penuh program yang dicanangkan pemerintah tersebut. “Saya sangat mendukung sekali dengan adanya pembangunan pusat budaya di Minahasa. Karena, selain menopang pariwisata, itu juga dapat meningkatkan perekonomian dari masyarakat,” nilai Korengkeng.(ctr-04/rof)

Kirim Komentar