07 Des 2014 03:48

Untuk Korban Kanker, Helm Laku Rp 3,8 Miliar

MyPassion
MISI SOSIAL: Oscar Haro (kiri) dan pembalap Repsol Honda Marc Marquez. (Oscarharo8.wix.com)

KEPEDULIAN terhadap penderita kanker datang dari para bintang MotoGP. Mereka menandatangani sebuah helm yang kemudian dilelang dan laku dengan harga termahal di dunia. Alberto Hernandez mencetuskan ide mulia penggalangan dana untuk korban kanker tersebut. Dia adalah mahasiswa Spanyol yang cinta balap motor. Untuk mewujudkan idenya, Hernandez menemui sahabatnya, Oscar Haro, yang menjabat sporting director di tim LCR Honda. Maka, lahirnya ide membuat helm pink yang nantinya ditandatangani para bintang dan legenda MotoGP.

Pink dipilih karena warna itu sudah jamak dipakai dalam gerakan amal dan penelitian kanker di Spanyol. Dana yang diperoleh disalurkan ke Asosiasi Melawan Kanker Spanyol (AECC) dan Rider For Health, organisasi amal resmi yang dikelola MotoGP.

Kegiatan pengumpulan tanda tangan dilaporkan langsung melalui situs pribadi Oscar. Di situs tersebut ditampilkan foto-foto saat Haro menemui para bintang MotoGP dan meminta mereka menandatangani helm tersebut. Gambar-gambar itu sekaligus testimoni dari penyelenggara amal dan para pendukung kegiatan demi meyakinkan para calon donatur.

Salah seorang bintang besar yang berpartisipasi adalah legenda MotoGP sepanjang masa, Giancomo Agostini. Pembalap Italia yang pernah jaya di bawah bendera MV Agusta, Yamaha, dan Suzuki pada kelas 500 cc itu menjuarai kelas premium delapan kali pada medio 1966–1975. Sampai saat ini rekornya belum tertandingi.

Selain Agostini, ada Angel Nieto, sang juara dunia 10 kali di dua kelas berbeda (50 cc dan 125 cc) pada periode 1969–1984. Lalu, juara tiga musim beruntun kelas 500 cc pada 1990–1992 Wayne Rainey. Kini pembalap Negeri Paman Sam itu lumpuh karena kecelakaan di GP Misano Italia pada 1993.

Nama-nama juara dunia lainnya adalah Valentino Rossi, Marc Marquez, Alex Criville, dan Wayne Gardner. Rider lain yang bukan juara dunia tapi punya nama besar di MotoGP adalah Scott Russell, Randy Mamola, dan Dani Pedrosa. Jika diakumulasi, gelar yang ditorehkan 12 rider tersebut adalah 58 kali.

Berkat kolaborasi banyak pihak, kegiatan amal tersebut disaksikan lebih dari 10 juta orang di seluruh dunia. Dengan upaya keras mempromosikan lelang lewat eBay, hasilnya melebihi ekspektasi hingga memecahkan rekor dunia sebagai helm termahal.

Anthony Constantinou, CEO perusahaan forex trading CWM FX yang menjadi sponsor utama tim LCR-Honda, memberikan penawaran tertinggi. Dia mendengar kampanye tersebut sejak di seri terakhir MotoGP musim ini di Valencia. Penawaran Constantinou untuk helm bersejarah itu adalah 200 ribu pounds atau sekitar Rp 3,8 miliar.

’’Begitu banyak keluarga yang terkena dampak kanker. Penting rasanya untuk ikut mendukung kegiatan amal ini. Karena dana yang didapat akan disalurkan langsung untuk perawatan penderita kanker dan mendukung keluarga mereka,’’ ujarnya.

Constantinou memuji kerja tim yang mengampanyekan kegiatan amal tersebut. Sebab, begitu banyak sosok hebat di MotoGP yang terlibat. ’’Aku senang bisa menjadi bagian dari proyek ini. Aku berharap ini akan menginspirasi mereka yang terlibat dalam perang melawan kanker,’’ tandasnya seperti dilansir situs resmi LCR-Honda.

Helm ”Stop Cancer” tersebut menjadi yang termahal di dunia karena tidak ada proyek lelang lain yang mampu menyamai hasilnya. Rekor sebelumnya dipegang helm Ayrton Senna pada 2012 yang laku 74.750 pounds (sekitar Rp 1,4 miliar). Disusul helm juara dunia Formula 1 Sebastian Vettel yang terjual 72.100 pounds atau sekitar Rp 1,3 miliar. (jp)

Kirim Komentar