03 Nov 2014 08:06
Persaingan Duo Mercedes Di Dua Seri Terakhir F1

Hamilton atau Rosberg

MyPassion

LEWIS Hamilton akhirnya meraih kemenangan kesepuluh di F1 di seri Amerika Serikat, dinihari kemarin (3/11).

Start dari posisi kedua, Hamilton mampu menyudahi balapan di posisi terdepan, mengalahkan Rosberg yang memulai balapan di posisi terdepan. Hamilton melahap 56 lap dalam waktu 1 jam 40 menit 4,785 detik. Posisi dua ditempati Rosberg. Melengkapi posisi lima besar adalah Daniel Ricciardo, Felipe Massa, dan Valtteri Bottas.

Dengan kemenangan ini, Hamilton memperbesar keunggulan atas Rosberg yang menguntitnya di klasemen sementara. Kini mereka dipisahkan 24 angka, Hamilton 316 sementara Rosberg 292.  Persaingan duo Mercedes masih berlanjut di dua seri sisa musim ini yakni di Brasil (9/11) dan Abu Dhabi (23/11). Lalu siapa juaranya, Lewis Hamilton atau Nico Rosberg?

Sejak awal musim dua pebalap Mercedes GP itu memang begitu dominan. Dari 17 seri yang sudah digelar, cuma tiga yang tak dimenangi Hamilton maupun Rosberg.

Sementara itu Rosberg yang tampil konsisten sejak awal musim, memang terus menguasai puncak klasemen tapi hanya empat kemenangan yang mampu diraihnya.

Beda halnya dengan Hamilton yang begitu dominan dengan 10 kemenangan termasuk terakhir di GP Amerika Serikat, yang menjadikannya pembalap non-Jerman pertama yang mengumpulkan 10 kemenangan dalam semusim.

Sepanjang musim ini Hamilton memang nyaris tak pernah absen dari podium. Hanya di tiga balapan saja Hamilton harus retire karena masalah pada mesin mobilnya, di Australia, Kanada, dan Belgia. Bahkan di lima seri terakhir, Hamilton selalu finis di posisi pertama.

Dengan performa yang tengah on fire, jelas Hamilon lebih diunggulkan untuk bisa mengangkat trofi juara dunia keduanya. Tapi bukan berarti Rosberg bisa diremehkan begitu saja.

Sejak awal musim ini di mana Mercedes membiarkan keduanya bersaing secara sehat, Rosberg sudah membuktikan dirinya bisa jadi rekan setim sekaligus rival yang oke untuk Hamilton.

Buktinya Rosberg lama menguasai puncak klasemen, sebelum performa stagnan-nya belakangan membuat ia digeser Hamilton. Dua balapan terakhir di Brasil dan Abu Dhabi bakal jadi penentuan untuk keduanya.

Dengan adanya sistem dobel poin di balapan terakhir, maka Rosberg dipastikan bakal mati-matian untuk menyalip Hamilton. Selisih 24 poin tentu bukan jumlah yang besar, tapi juga bakal jadi besar jika Rosberg sedikit saja melakukan kesalahan. Bisakah Rosberg melakukannya? Atau dia bakal mempersilakan Hamilton melakukan pesta di paddock Mercedes? .(jpnn/dsc/nes)

Kirim Komentar