19 Okt 2014 07:42

Unity in Community

MyPassion

HARI gini masih aja gabut di rumah? Giliran diajak hangout, pasti rutenya nonton, makan, karaoke, makan syiki, muter-muter Mantos tiga keliling, pasang status “Patah Kompas” dan diakhiri dengan gerakan dadah-dadah syantique sebelum pulang. Begitu terus kebiasaannya sampai akhirnya kita tiba di tahun 3030. Ayo dong Xtion, selagi masih muda kita harus melakukan hal-hal yang bermanfaat. Punya hobi dan minat tersendiri, kenapa gak disalurkan? Pengen menambah teman dan pengalaman, kenapa gak join di komunitas-komunitas hobi aja?

Banyak banget komunitas seru yang hadir di Manado. Dengan bergabung di komunitas-komunitas tersebut, kita bisa menambah pengalaman, teman-teman baru dan menyalurkan hobi serta minat yang Xtion miliki. Gabung di komunitas juga memberikan berbagai peluang positif untuk kita sebagai anak muda. Dalam komunitas biasanya terbangun hubungan pesaudaraan, keakraban, dan saling percaya antar anggotanya. Selain itu, dijamin kita gak akan merasakan yang namanya gabut, boring dan gak ada kerjaan. Semua komunitas selalu menghadirkan berbagai kegiatan seru yang bermanfaat. Beberapa responden Xpresi udah gak sabar lagi ingin berbagi cerita tentang keseruan mereka join di berbagai komunitas.

Pertama ada cerita seru dari Giovanni Sumual. Siswi Manado International School ini bergabung dalam komunitas Mdovidgram. 

"Belum lama ini aku dan teman-temanku bergabung di komunitas Mdovidgram.  Soalnya kan, video-video lucu di instagram lagi booming,” ujar cewek yang akrab disapa Diana ini. Menurut Diana, bergabung di komunitas itu merupakan pengalaman yang sangat menarik. Selain untuk mengisi waktu luang, Diana juga bisa menambah teman baru.

Lain Diana, lain pula dengan Samuel Ray Samadi. Siswa SMA Negeri 9 Binsus Manado ini tergabung dalam komunitas Twitter Developers. Lewat komunitas ini Samuel belajar tentang seluk-beluk Twitter.

"Jadi itu komunitas yang membahas segala sesuatu tentang Twitter. Aku masuk di komunitas itu karena aku tertarik dengan Twitter dan mulai masuk sejak Oktober tahun 2013. Kesannya bergabung di komunitas sih,  senang, nambah ilmu, menambah teman dan gak cuma itu aku juga dapat pemasukan per bulan,hehe," tutur cowok yang suka dengan musik rock ini.

Last but not least ada Starchie Sembung dari SMA Unklab Airmadidi. "Udah sejak lama aku bergabung di komunitas autoclub. Aku masuk karena aku ingin punya lebih banyak teman dan aku sangat menyukai mobil. Kesannya sih, senang banget karena bisa punya banyak teman yang sering ada disaat aku susah. Apalagi, kita udah kayak keluarga gitu, hehe. Memang sih kadang-kadang ada dukanya juga, tapi rasa duka itu hilang karena lebih banyak sukanya, " tutup cewek yang pecinta warna ungu. (mit/fau)

 

Yuk Gabung!

NGAKU anak gaul Manado tapi kerjaannya nongkrong gabut di mall terus? It’s so last year! Daripada gabut gak jelas di rumah atau ‘patah kompas’ dan akhirnya berlabuh ke mall aja, mending kalian gabung di komunitas-komunitas seru yang ada di Manado! Xpresi berhasil mewawancarai beberapa komunitas anti-mainstream yang ada di Manado. Yuk disimak! (fau/tkg)

Kawanua Independent Scooter

Vespa memang tak pernah lekang oleh waktu. Terbukti, masih banyak pecinta vespa dan komunitas-komunitas vespa yang aktif di Indonesia. Salah satunya adalah Kawanua Independent Scooter. Awalnya para pelopor dari komunitas ini hanya sekedar ngumpul bareng sesama pecinta vespa. Ternyata, banyak juga pengguna vespa yang berminat untuk ikut. Kemudian terbentuklah komunitas Kawanua Independent Scooter. Sampai sekarang sudah lebih dari seratus pecinta vespa yang bergabung dalam komunitas ini. Komunitas yang sudah berdiri selama sepuluh tahun ini rutin mengadakan berbagai kegiatan. Mulai dari gathering sampai tour ke berbagai tempat. Rute terjauh yang pernah ditempuh oleh KIS adalah Makassar. Tahun ini, KIS mengadakan Celebes tour sampai ke Poso dan tahun depan komunitas ini berencana untuk melanjutkan tour ke Kendari. Wah, Xtion, kebayang dong gimana serunya bisa konvoi dengan vespa sampai ke Poso, Kendari bahkan Makassar. “Lewat komunitas ini kami membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi para pecinta vespa untuk bergabung bersama kami. Bagi yang ingin bergabung, syarat utamanya tentu memiliki vespa. Kemudian bisa langsung ikut serta dalam berbagai kegiatan kami,” ungkap Isnain Isa.

Manado Rolling

Manado Rolling merupakan komunitas olahraga inline skate. Gak cuman buat seru-seruan, ternyata komunitas ini juga gak pernah ketinggalan dalam mengikuti berbagai perlombaan di tingkat lokal, nasional bahkan internasional. Manado Rolling punya beberapa agenda wajib diantaranya rolling di setiap hari Rabu malam di GKCW (Grand Kawanua City Walk), dilanjutkan dengan fun battle box, latihan aggressive dan slalom serta rolling di hari Sabtu pagi di kawasan Megamas. Komunitas yang diketuai oleh Ardiles Gahansha ini punya anggota sekitar lima puluh skaters. Buat Xtion yang tertarik bergabung di komunitas inline skate ini langsung aja follow twitter @MDCRolling atau fanpage mereka Manado Rolling. “Manado rolling merupakan komunitas positif, bukan sekedar nongkrong-nongkrong tanpa hasil. Kita sudah mencetak berbagai prestasi dalam kompetisi-kompetisi. Yang berminat untuk gabung, syaratnya gampang, yang penting kalian mau bersahabat, menerima Manado Rolling sebagai keluarga, ingin belajar inline skate dan punya sepatu roda. Yang belum memiliki sepatu roda bisa kita pinjamkan dari anggota yang sedang latihan,” ujar Richardo Betteng salah satu anggota Manado Rolling.

Mdovidgram

Durasi video lima belas detik tak menjadi penghalang kreatifitas bagi para pengguna Instagram untuk berkreasi. Para pecinta Instagram pasti pernah nge-stalk akun Insta Marlo Ernesto, Chandra Liow, Benakribo dan kawanannya. Lewat video-video kreatif mereka para pengguna Instagram diperkenalkan dengan trend baru Insta videography. Nah, mereka kemudian membentuk sebuah komunitas Insta videography yakni Indovidgram. Nah, ternyata Manado juga gak ketinggalan. Lewat ide kreatif dari Christania Lampus, Rocky Mangindaan, Natanael Goni, Rey Kambey dan Intan lahirlah komunitas Mdovidgram. Komunitas ini resmi terbentuk pada tanggal 30 Juni 2014. “Komunitas ini bertujuan untuk mengasah kreatifitas anak-anak muda di Manado. Kita tak hanya mengibur watcher lewat video kocak, kita juga berusaha memberikan edukasi lewat video bertemakan arts, music dan travel,” beber Gracia Pangaila salah satu member Mdovidgram.

IMO

Riandy Christofel Tombeg,  SMA Binsus Manado

Aku gabung di komunitas The Hom’s. Komunitasnya buat orang-orang yang suka nge-gym. Mungkin dari namanya terkesan alay, tapi tujuan dari komunitas ini sangat positif. Udah lumayan juga sih aku bergabung di komunitas ini. Anggotanya dari anak muda sampai orang dewasa.

Bunga Livi, SMA Negeri 3 Manado

Aku emang suka banget sama film dan karakter dalam Naruto. Gak pernah bosan tiap nonton filmnya baca komiknya, makannya aku gabung di KFNI (Komunitas Fans Naruto Indonesia). Biasanya kita suka banget luangin waktu di cafe buat sekedar ngumpul dan sharing informasi tentang Naruto.

Davis Septiadi, SMK Negeri 3 Manado

Aku bergabung di Parkour Gang. Yaa sesuai namanya, komunitas ini diisi pecinta-pecinta parkour. Biasanya kalau ngumpul kita mempraktekkan gaya-gaya Parkour. Saling tukar informasi juga tentang perkembangan Parkour baik di Indonesia maupun luar negeri. Kita berharap kalau di Manado ada lokasi yang pas untuk praktek lapangan komunitas Parkour.

Clara Runtu, SMA Kr. Eben Haezer Manado

Aku join di Toyota Yaris Manado Community (TYMC). Masih lumayan baru sih aku bergabung, dari Maret tahun ini. Tapi seru, biasanya kita kumpulnya dibelakang Kawasan Multimart Boulevard. Setiap bulan biasa ada Baksos ke Panti Asuhan gitu. Malah kalau Desember ada Santa Claus juga, seru banget deh pokoknya!

Vebriani Wowor, SMK Negeri 1 Manado

Aku ikut komunitas dance, namanya Mask Crew. Aku suka banget sama komunitas ini, soalnya sebelum aku join aku udah dengar kalau komunitas ini bagus. Dan ternyata benar, dengan bergabung di komunitas ini aku bisa belajar lebih banyak tentang dance dan menyalurkan hobi aku.

Kirim Komentar