01 Agu 2014 07:58
Penataan Dilakukan Berdasarkan Jenis Dagangan

Pasar Tradisioal Akan Dibenahi

MyPassion
PERLU DIBENAHI: Kondisi Pasar Tondano yang perlu ditata kembali agar lebih nyaman.

TONDANO – Warga di Minahasa dapat segera menikmati berbelanja di pasar tradisional dengan fasilitas memadai. Selama ini, fasilitas di sejumlah pasar tradisional di wilayah Minahasa dinilai perlu segera dibenahi. Sebagai pusat perputaran perekonomian rakyat, kapasitas pasar harus ditambah.

“Fasilitas di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Minahasa akan dibenahi Pemkab Minahasa dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Bupati Drs Jantje Wowiling Sajow MSi.

Menurutnya, pasar tradisional yang ada perlu direhab dan ditambah fasilitasnya.

"Pasar yang kapasitasnya tak lagi memadai akan kami perluas dengan penambahan bangunan, untuk menjamin kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar. Kami rencananya akan menyediakan kelengkapan fasilitas yang dibutuhkan seperti halnya fasilitas MCK bagi pasar yang belum memiliki fasilitas tersebut," tambah JWS.

Diakuinya, beberapa pasar tradisional di Minahasa memang butuh perbaikan dan penambahan fasilitas seperti halnya Pasar Kawangkoan dan Pasar Tondano.

"Kalau pasar nyaman, ini akan menarik minat para pengguna pasar sehingga akan memacu peningkatan PAD. Ini yang menjadi tujuan kami, memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli sehingga ekonomi kerakyatan akan semakin bergairah," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Vicky Tanor melalui Kepala Pasar Tondano Jef Angkow mengatakan, memang sudah ada perencanaan untuk pembenahan di Pasar Tondano.

“Kami akan memulai penataan kembali sesuai jenis dagangan. Pedagang yang berdagang di tempat yang tidak sesuai, akan dikembalikan di tempat sebenarnya,” terangnya.

“Akan dikembalikan seperti semula dan semuanya difasilitasi untuk pindah, seperti bangunan baru yang sementara diselesaikan. Di dalam bangunan induk akan ditempati pedagang baju, sembako kering, ikan kering dan daging. Agar di dalam bangunan induk tidak berbau, karena kalau ikan basah di dalam terkesan jorok dan licin yang dapat menyebabkan kecelakaan,” jelas Angkow.

Menurutnya, penataan pasar dilakukan berdasarkan kajian yang dilakukan pihaknya selama ini. Selain untuk penataan agar rapi, juga bertujuan untuk pemerataan terhadap pedagang dari segi omset.

“Sasarannya supaya omset pedagang merata dan pembeli juga dipermudah,” pungkasnya sembari mengatakan bahwa penataan kembali akan dimulai awal Agustus.(tr-03/gyp/nes)

Kirim Komentar