31 Jul 2014 12:28

Polres Dalami Dugaan Tidak Transparannya Kumtua Tempang Dua

MyPassion
SALURKAN ASPIRASI: Warga Desa Tempang Dua yang melakukan aksi di depan kantor bupati beberapa waktu lalu.

TONDANO – Polres Minahasa sementara mendalami kasus dugaan ketidaktransparanan penggunaan beberapa bantuan di Desa Tempang Dua Kecamatan Langowan Utara oleh Kumtua.

“Berdasarkan laporan dari warga desa yang telah merinci beberapa dugaan yang dituduhkan kepada Kumtua Desa Tempang Dua maka kami saat ini sementara proses pengumpulan bahan dan keterangan,” ujar Kapolres Minahasa AKBP Henny Posumah.

Pendalaman kasus ini merupakan buntut dari aksi demo sejumlah warga Desa Tempang Dua di kantor bupati, Rabu (23/7) silam. Dalam tuntutannya, ratusan warga yang berdemo meminta Pemkab menurunkan jabatan Kumtua desa Tempang Dua yang saat ini diemban oleh Jeine Rondonuwu-Tumiwa. Menurut warga, Kumtua sudah tidak transparan dalam pengelolaan bantuan-bantuan yang diberikan kepada warga desa.

“Ada beberapa dugaan misalnya penyaluran Raskin yang tidak jelas, penyaluran bantuan dari Pertamina Geothermal yang tidak transparan serta beberapa tuntutan lainnya,” ujar sejumlah warga saat melakukan aksi demo.

Saat itu, Posumah yang juga turut mendengarkan aspirasi warga berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami akan mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan penyelidikan. Jika memang perlu kami akan memanggil yang bersangkutan untuk melakukan klarifikasi,” jelasnya.(tr-03/gyp/nes)

Kirim Komentar