12 Sep 2019 08:33

Lion Air Group Larang Terbang MacBook Pro 15

LION Air Group kini melarang penumpangnya membawa produk MacBook Pro (Retina 15-Inch) ke dalam penerbangan Lion Air, Batik Air, maupun Wings Air.

 

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, kebijakan tersebut berdasarkan aturan Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA), Federal Aviation Administration (FAA) atau Federasi Penerbangan Federal AS, European Union Aviation Safety Agency (EASA) serta regulasi dari IATA Dangerous Goods Regulations (Special Provisions A154) mengenai larangan membawa MacBook Pro (Retina 15-Inch).

“Ditemukan permasalahan pada baterai laptop di produk Apple tersebut yang berpotensi menimbulkan gangguan (hazard) terhadap faktor keselamatan perjalanan udara,” jelasnya.

Bahkan, produk MacBook Pro 15 Inch ditarik kembali. Sebagaimana terlampir di web resmi Apple, https://support.apple.com/en-sg/15-inch-macbook-pro-battery-recall.

Lanjutnya, Lion Air Group akan berkoordinasi bersama pihak terkait hingga pemberitahuan lebih lanjut. “Lion Air Group patuh menjalankan ketentuan, aturan atau kebijakan yang berlaku serta menerapkan budaya keselamatan pada setiap lini operasional dalam rangka safety first,” tegasnya.

Selain itu, Lion Air Group mengimbau setiap tamu atau penumpang wajib dan selalu mematuhi segala aturan yang berlaku demi alasan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Lion Air Group masih memberlakukan pelarangan untuk membawa dan menggunakan perangkat portabel pengisi daya tambahan bateri (powerbank).

“Dengan ketentuan, selama berada di dalam pesawat dilarang menggunakan powerbank. Kedua, sebelum keberangkatan, setiap tamu atau penumpang wajib melapor ke petugas secara detail tentang kapasitas powerbank yang dibawa. Ketiga, sesuai aturan, powerbank berkapasitas daya maksimum 100 Wh atau 20.000 mAh hanya boleh dibawa ke kabin dan dilarang masuk dalam bagasi tercatat/ terdaftar (checked baggage), 100-160 Wh atau 20.000-32.000 mAh harus ada persetujuan dari Lion Air Group dan lebih dari 160 Wh dilarang untuk masuk ke dalam pesawat,” bebernya.(*)









Komentar