12 Sep 2019 08:29

KEK Pertahanan Ekonomi Sulut

Steven Kandouw

MANADOPOSTONLINE.COM—Bank dunia memprediksi ekonomi Indonesia akan melambat. Hal ini otomatis akan berdampak juga di Sulut. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulut diminta melakukan antisipasi sedini mungkin.

 

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, peningkatan ekonomi terus dilakukan Pemprov Sulut. Berbagai sektor infrastruktur terus digenjot agar semua sentra produksi dapat terbuka dan ekonomi meningkat secara drastis.

“Jadi semua infrastruktur yang kita lakukan saat ini adalah untuk membuka sentra produksi. Baik perikanan, pertanian maupun pariwisata. Itu kita maksudkan untuk meningkatkan perekonomian daerah. Dengan adanya kunjungan pariwisata juga, membuka secara langsung peningkatan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Kandouw meyakini, dengan optimalnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Minut dan KEK Bitung, maka akan meningkatkan ekonomi secara drastis.

“Semua sektor baik perhubungan dan infrastruktur kita sinkronkan. Agar pertumbuhan ekonomi memamg hidup. Ya saat ini kita telah menerima perhatian pusat, maka saya minta agar dukungan masyarakat dapat full,” ujarnya.

Terpisah, Ekonom Sulut Dr Noldy Tuerah mengatakan, sangat mungkin pertumbuhan ekonomi Sulut akan mengikuti kinerja ekonomi nasional yang diprediksi menurun atau sama dengan tahun sebelumnya.

"Kondisi ekonomi daerah sangat dipengaruhi keadaan ekonomi nasional dan dunia. Sebab menganut ekonomi terbuka. Jika komoditi dari Sulut semakin berkurang yang dapat diekspor ke luar daerah dan luar negeri, artinya Sulut menjadi konsumen untuk produk dari luar Sulut," jelasnya.

123








Komentar