11 Sep 2019 11:10

Pilwako Manado Terancam Batal

MANADOPOSTONLINE.COM—Hingga saat ini belum ada titik temu antara penyelenggara dan Pemkot Manado. Terkait anggaran Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado. Karena anggaran yang disiapkan pemerintah sangat minim.

 

Ketua KPU Manado Sunday DA Rompas membeberkan pihaknya sudah tiga kali berkoordinasi dan dua kali dibahas bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. “Terakhir dibahas pokok-pokok anggaran. Sesuai kesepakatan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) ditandatangani 1 Oktober,” ujarnya.

Menurut dia, dalam pertemuan tersebut terungkap pemerintah menyiapkan anggaran Rp 25 miliar sesuai angka tahun 2014. “Namun itu terbilang minim. Karena biaya untuk tenaga penyelenggara PPK, PPS dan KKPS dengan proyeksi 973 TPS honornya 24 miliar, ditambah 14 miliar operasional. Jadi 38 miliar khusus penyelenggara,” ungkapnya.

Menurut dia, Manado pemilih terbesar, TPS dan penyelenggara terbanyak. Jadi membutuhkan anggaran besar. “Sangat tidak logis kalau berpijak di angka lima tahun lalu. Kami memiliki angka minimal yang dihitung sendiri. Kami berusaha mengikuti standar agar tahapan bisa berjalan baik,” sebutnya.

Dia mengungkapkan, bila angka minimal tidak dipenuhi, pihaknya akan konsultasi dengan pimpinan KPU Provinsi Sulut dan pusat. “Kalau dananya sangat minim pastilah kami menolak pelaksanaan Pilkada. Makanya kami intens berkomunikasi. Karena kami butuh penilaian dan prestasi. Kalau anggaranya dipangkas maka sosialiasi kurang menjangkau sampai semua basis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut telah meminta tim anggaran Pemkot Manado menyiapkan dana untuk Pilwako Manado. “Kami minta Pilwako Manado harus sukses. Karena itu tim anggaran harus menyusun anggaran untuk kebutuhan Pilwako agar bisa berjalan sukses,” pungkasnya. (ite/gel)









Komentar