10 Sep 2019 09:01
Jaminkan SK Pelantikan, Boleh Ajukan Pinjaman Bank

Satu Legislator Satu Miliar

MANADOPOSTONLINE.COM—Fenomena menggadaikan surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai anggota dewan untuk pinjaman bank lagi ramai di banyak daerah. Hal tersebut juga bisa diikuti legislator yang baru saja dilantik di Sulawesi Utara (Sulut).

Nilainya tak sedikit. 1 legislator bisa mengajukan pinjaman maksimal Rp 1 miliar. “Ya, BSG (bisa) memberikan pinjaman kepada anggota dewan yang baru dilantik,” ungkap Direktur Utama Bank Sulut Gorontalo (BSG) Jeffry Dendeng, saat dikonfirmasi Senin (9/9) kemarin.

Dikatakan Dendeng, terkait jumlah pinjaman yang diajukan, pihaknya belum mendapat angka pasti. “Karena masih berproses,” sambungnya. “Mengenai berapa yang akan diterima masing-masing, tergantung berapa besar gaji yang akan diterima. Maksimal sebesar 1 miliar rupiah (tiap satu anggota),” tutup Dendeng.

Sementara itu, menurut pakar politik Dr Jhony Lengkong, fenomena gadai SK anggota legislatif, merupakan satu fasilitas yang memang disiapkan sebagai pejabat negara. Namun dirinya menegaskan jika SK tersebut digadai untuk hal yang konsumtif, merupakan tindakan yang tidak elok dan kurang baik.

“Yang perlu kita kritisi, adalah manfaat dari mengadaikan SK tersebut untuk apa? Saya rasa kalau hanya untuk hal yang konsumtif, itu tidak wajar. Harusnya mereka belajar mencukupi dirinya dengan pendapatan yakni gaji dan tunjangan yang terbilang besar. Agar supaya mereka kelihatan benar-benar bekerja untuk rakyat," tuturnya.

Lengkong juga mengatakan, posisi wakil rakyat bukanlah pekerjaan melainkan pengabdian. Jika anggota legislatif menggunakan untuk hal konsumtif yang artinya habis pakai, maka akan ada kecenderungan yang tidak baik sedangkan masa jabatan masih lama. Karena pasti akan pengembalian ke pihak bank yang terbilang besar.

“Mereka tidak bisa mengambil pinjaman hanya dengan maksud mengembalikan uang yang keluar untuk biaya kampanye. Karena itu menjadi resiko dan cost politik. Tidak boleh ada perhitungan ekonomi. Sangat tidak baik untuk proses demokrasi ke depan. Ini menyebabkan kemunduran dan bukan cita-cita utama dalam mendidik masyarakat Sulut. Karena amanah sebagai anggota legislatif adalah kepercayaan bukanlah pekerjaan," katanya.

123








Komentar