07 Sep 2019 01:00

876 Mahasiswa Baru UPBJJ UT Manado Ikut OSMB dan PKBJJ

Ketua panitia pelaksana Drs Ferry Korompis MPd saat memberikan materi bagi mahasiswa baru di Wisma Montini Manado.

MANADOPOSTONLINE.COM - 876 mahasiswa baru Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Universitas Terbuka (UT) Manado mengikuti orientasi studi mahasiswa baru (OSMB) dan pelatihan keterampilan belajar jarak jauh (PKBJJ) di Wisma Montini Manado. Kegiatan ini dilaksanakan di 3 tempat, yaitu Manado,Kotamobagu dan Melonguane. Untuk lokasi Manado dibagi menjadi 2 tahap, tahap pertama 6 - 7 September dan tahap kedua 13 - 14 September bersama-sama dengan OSMB di Kotamobagu dan Melonguane.

Direktur UT Manado Dr Ir Ida Zubaidah MA melalui ketua panitia pelaksana Drs Ferry Korompis MPd mengatakan kegiatan ini selain instruksi Dirjen Ristek Dikti, juga  memperkenalkan sistem belajar jarak jauh dan menekankan pada proses belajar mandiri yang diterapkan oleh UT. "OSMB merupakan salah satu upaya dari proses percepatan adaptasi mahasiswa dengan sistem belajar jarak jauh di UT yang berguna bagi pembentukan pribadi mahasiswa yang mandiri melalui tutorial tatap muka (TTM) dan juga online," jelasnya.

Lanjut Korompis, kegiatan OSMB ini untuk mengajak mahasiswa agar lebih mengenal UT sebagai perguruan tinggi jarak jauh. Melalui pemberian materi seputar UT, mulai dari sistem belajarnya, cara belajar, sistem pembelajaran, praktek, langkah sukses belajar di UT, kegiatan kemahasiswaan serta sharing kiat sukses belajar di UT. Sedangkan untuk kegiatan PKBJJ, mahasiswa dilatih keterampilan mengelola waktu, membaca efektif dan keterampilan mengakses layanan UT secara online.

"Memang untuk mahasiswa di UT sendiri bukan hanya mahasiswa yang baru lulus sekolah saja. Tapi rata-rata yang kuliah di UT adalah mereka yang ingin melanjutkan studi dan yang sudah berkerja. Mulai dari PNS, Polri, TNI, karyawan kantoran, atau para pekerja swasta lainnya. Bahkan tak sedikit yang kuliah di UT, mereka yang memiliki pangkat, telah menjadi artis tanah air, dan tokoh-tokoh nasional lainnya," ungkapnya.

Korompis menerangkan, UT menerapkan sistem belajar jarak jauh dan terbuka.Jarak jauh berarti pembelajaran tidak selamanya dilakukan secara tatap muka, untuk makna terbuka adalah tidak ada pembatasan usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi dan frekuensi mengikuti ujian. Batasan yang ada hanyalah bahwa setiap mahasiswa UT harus sudah menamatkan jenjang pendidikan menengah atas (SMA atau yang sederajat). "UT memang terbuka, bisa jarak jauh dan bisa untuk semua kalangan tapi ada hal-hal yang tidak boleh seenaknya dilakukan mahasiswa, yakni mahasiswa UT tidak boleh berpolitik praktis," tukasnya. (Lina Pendong)









Komentar