24 Agu 2019 09:50

Pekan Depan, Pejabat Pemprov Kembali Dirombak

Sekprov Sulut Edwin Silangen bersama Asisten III menyaksikan serah terima jabatan baru di Dinas Pariwisata. (Balladewa/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Setelah merombak 57 pejabat, Pemprov Sulut akan kembali menggelar rolling, pekan depan. Hal itu ditegaskan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut Edwin Silangen, Jumat (23/8) kemarin.

"Jadi pada pekan depan di Senin, Selasa dan Rabu, semua sudah dalam jabatan. Itu adalah rolling susulan dari yang sebelumnya kita lakukan. Ini merupakan penyegaran terhadap struktur pemerintahan. Agar kinerja lebih maksimal," tuturnya.

Lanjutnya, semua pejabat di Pemprov Sulut juga bakal diberdayakan. Tidak ada yang akan non job.

"Suka atau tidak suka, ini harus kita lakukan. Yang pasti semua diberdayakan. Karena memang ini adalah kepercayaan dan kehormatan sesuai evaluasi kinerja yang kita lakukan. Rolling ini kita lakukan berdasarkan regulasi yang ada. Jadi semua sesuai dengan jabatan dan kompetensi," ujarnya.

Sementara itu, pengamat pemerintahan Dr Alfons Kimbal menilai, penyegaran dan promosi harus terus dilakukan pimpinan agar memberikan kesempatan karir serta meningkatkan mutu pelayanan.

"PNS ini hakikinya adalah jabatan karir. Semua bisa berkesempatan naik. Dan tentu mempercayakan yang birokrat muda juga sangat penting. Karena semangat mereka masih tinggi. Dan saya yakin akan berpengaruh ke kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Jadi saya rasa, pimpinan harus memberikan kesempatan birokrat muda tersebut," imbuhnya.

Dia menilai, banyak pejabat muda di Pemprov Sulut yang berkualitas. Jenjang karir dan pendidikan juga, menurut Kimbal, sudah sesuai untuk dipromosikan. Dirinya berharap, Pemprov Sulut harus mampu melakukan update sistem pemerintahan sesuai zaman.

"Kan zaman sekarang terus maju. Mulai dari penerapan sistem elektronik, sampai kewajiban turun langsung harus terus dilakukan. Dan menurut saya, sudah banyak birokrat muda di pemprov yang siap. Karena itu harus dipertimbangkan pimpinan. Jangan sampai dengan terus memaksakan pejabat senior, akan mengurangi semangat dalam pelayanan publik," tandasnya. (ewa/can)









Komentar