23 Agu 2019 09:50

Perputaran Uang Kayu Bulan Lambat

Hanggar di Pasar Kayu Bulan masih sepi. Terlihat hanya beberapa pedagang yang berjualan. Foto diambil, Kamis (22/8) kemarin. (Yolister Karame/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pasar Kayu Bulan sudah seminggu diresmikan. Harapan pemerintah para pedagang Pasar Bahu akan pindah berjualan di Pasar Kayu Bulan tidak berjalan mulus.

Pantauan Manado Post, Kamis (22/8) kemarin, pedagang yang berjualan di Pasar Kayu Bulan sepi. Pembeli yang datang pun kurang. Hanggar yang disediakan pemerintah banyak yang kosong.

Begitu juga dengan kios-kios juga masih kosong karena belum ada pedagang yang menempati. Bahkan angkutan kota (angkot) pun jarang lewat. Akibatnya perputaran uang di pasar ini berjalan lambat.

Salah satu pedagang Deysi Langian, yang berjualan di Pasar Kayu Bulan mengaku, pedagang yang berjualan di Pasar Kayu Bulan warga sekitar sini.

“Kalau pedagang dari Bahu tidak ada yang berjualan di sini. Mereka lebih memilih berjualan di Bahu. Dari pada kosong pasar ini, lebih baik kami berjualan. Kan sayang sudah diresmikan terus tidak ditempati,” ungkapnya.

Dia juga mengakui, pedagang Pasar Bahu sebanyak 144 sudah mengambil nomor hanggar. Tapi setelah mereka datang melihat situasi di Pasar Kayu Bulan, mereka menolak berjualan dengan alasan sepi, tidak ada pembeli.

“Kami percaya jika lama kelamaan Pasar Kayu Bulan ini juga akan menjadi ramai. Karena ini baru pertama dibuka jadi masih sepi,” ungkapnya lagi.

Dia juga mengatakan, pihaknya berjualan belum ditagih retribusi di Pasar Kayu Bulan. “Kemungkinan kalau sudah rame baru dipungut biaya,” tambahnya.

Sambung Deysi Kandoi, kalau pagi di tempat sedikit ramai karena ada yang berjualan kue. Banyak juga orang yang penasaran datang dan berbelanja waktu pagi. “Tapi kalau sudah menjelang siang jadi sepi. Karena yang berbelanja di sini hanya orang sekitar Kayu Bulan seperti Sea dan Batu Kota,” ujarnya.

Terpisah, pedagang BBM eceran juga mengaku angkot jarang lewat di sini. Kalau ada hanya satu-satu. “Kemungkinan karena Pasar Kayu Bulan baru buka, jadi masih sepi angkot,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Donald Wilar mengatakan, setelah Pasar Kayu Bulan diresmikan pihaknya langsung me-launching pengoperasian 40 angkot untuk melewati Pasar Kayu Bulan.

“Jadi 20 angkot dari Pasar Karombasan dan 20 angkot dari pasar 45,” sebutnya. Sementara Direktur Utama PD Pasar Kota Manado Stenly Suwu ketika dikonfirmasi via telepon tidak bisa dihubungi.(ite/gnr)









Komentar