21 Agu 2019 13:53
DPRD Minahasa Minta DLH Tegas

Cemari Sungai, Pineleng Keluhkan Limbah Pabrik Miras

Limbah pabrik miras di Desa Pineleng Dua yang diduga hanya dibuang ke saluran air yang mengarah ke sungai, timbulkan aroma busuk.(Lerby/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pabrik yang terletak di Lingkungan 8, Desa Pineleng Dua, Kecamatan Pineleng dikeluhkan warga.

Pabrik ini bernama CV VIP. Memproduksi minuman keras berupa merek CSN. Wakil Ketua Komisi I DPRD Minahasa Teddy Masengi pun mengawal keluhan masyarakat Desa Pineleng Dua. Dikatakan Masengi, warga terusik dengan bau limbah yang hanya dibuang di sungai dekat pabrik.

“Warga di sana sangat terganggu dengan bau limbah hasil pasca produksi beer Cassanova yang hanya dibuang di sungai sekitar pabrik,” kata Masengi, Selasa (20/8) kemarin.

Dirinya pun memohon instansi terkait seperti dinas lingkungan hidup (DLH) agar segera menindak lanjuti keluhan warga. “Ini demi kepentingan masyarakat. Jika memang terbukti membuang sembarang tanpa ada pengolahan limbah, bisa langsung ditindak tegas pemerintah,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Wenny Talumewo ketika dikonfirmasi menyatakan pihaknya setelah mendapat informasi kemarin siang langsung turun meninjau ke pabrik. "Tim kami sudah turun mengecek langsung di pabrik. Tim wajib memeriksa atau mengkaji kebenaran bahwa limbah memang dibuang begitu saja tanpa pengolahan atau tidak," ujarnya.

Lanjutnya, tim DLH akan segera mengkaji hasil dari peninjauan di lokasi. Disebutkan Talumewo pihaknya tak bisa langsung memberikan keterangan sebelum melakukan kajian. “Yang pasti akan dikaji dulu. Dan jika memang pabrik membuang limbah sembarang dan dari pembuangan tersebut mencemari lingkungan, akan ditindak tegas sesuai peraturan yang ada,” tutupnya.(cw-02/gnr)









Komentar