21 Agu 2019 13:31
Tiga Desa Terancam Sanksi

Pencairan Dandes Tahap Tiga di Boltim Terhambat

Ilustrasi dana desa.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Dana Desa (Dandes) tahap tiga di Kabupaten Boltim tak bisa dicairkan. Pasalnya, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kotamobagu, tidak bisa mengucurkan Dandes ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), dikarenakan tiga desa belum menyampaikan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) penggunaan Dandes tahap satu. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Slamet Umbola SE, Selasa (20/8) kemarin.

Menurut dia, DPMD sudah masuk usulan Dandes tahap tiga. Namun masih terkendala tiga desa yang belum menyampaikan SPJ tahap satu. Yakni Desa Matabulu Timur, Buyat dan Bangunan Wuwuk. “Syaratnya, KPPN akan meminta realisasi penggunaan Dandes tahap satu dan tahap dua harus rampung,” ujar Umbola.

Umbola mengatakan, sudah sekitar 77 Desa di Boltim yang telah mendapatkan rekomendasi pencairan Dandes tahap dua. Pihaknya tinggal menunggu laporan realisasi penggunaan tahap dua oleh pemerintah desa yang nantinya akan disertakan sebagai syarat ke KPPN untuk transfer Dandes tahap tiga. “Posisi serapan Dandes tahap dua sudah lebih 60 persen. Yang menjadi catatan penting, masih tiga desa belum menyampaikan SPJ tahap satu dan itu menjadi permintaan KPPN,” jelasnya.

Dia berharap, ketiga desa harus pro aktif untuk menyesuaikan laporan SPJ sebagaimana desa lainnya. Dia juga membeber, yang menjadi kendala ketiga desa tersebut, karena masih melakukan perubahan pada penyusunan APBDes dan pelaporan Dandes tahap satu. “Kita tunggu hingga akhir Agustus. Jika tidak ada langkah konkrit ketiga desa, maka kedepan sanksinya tidak akan mendapatkan kucuran Dandes pada Tahun 2020,” pungkasnya.(ctr-05/ite)









Komentar