19 Agu 2019 14:49

Wiranto: Usut Tuntas Siapapun yang Langgar Hukum

Wiranto

MANADOPOSTONLINE.COM—Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menggelar rapat koordinasi terkait kejadian di Jawa Timur yang berimbas di Papua dan Papua Barat. Atas kejadian itu, Menkopolhukam melakukan evaluasi, mendapatkan laporan lengkap dari berbagai daerah dan mendapatkan hasil rapat koordinasi.

“Kita baru saja memperingati ulang tahun kemerdekaan RI ke-74 di semua daerah secara meriah, khidmat dan berarti. Salah satu tujuannya untuk mengingatkan kita tentang persatuan agar tetap dirawat dan terpelihara,” kata Wiranto di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (19/8).

Pemerintah menyesalkan dengan adanya insiden yang saat ini sedang berkembang tentang pelecehan Bendera Merah Putih di Jawa Timur yang disusul dengan berbagai pernyataan negatif oleh oknum-oknum yang memicu aksi di beberapa daerah.

Terutama di Papua dan Papua Barat yang nyata-nyata mengganggu kebersamaan dan persatuan kita sebagai bangsa. “Telah diinstruksikan untuk melakukan pengusutan secara tuntas dan adil bagi siapapun yang dianggap melakukan pelanggaran hukum dalam peristiwa ini,” katanya.

Wiranto mengapresiasi Gubernur Jawa Timur secara terbuka telah menyatakan maaf atas apa yang telah terjadi di wilayah Jawa Timur kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung dengan adanya insiden di wilayah Jawa Timur. “Ini pernyataan tulus dan ikhlas,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi kepada Gubernur Papua agar tidak memperpanjang insiden ini dan kembali menjamin kedamaian di wilayah masing-masing. “Kami juga menyampaikan Terima kasih kepada Forum Komunikasi Pembinaan Daerah di Papua yang dapat menyejukan situasi,” katanya.

Wiranto mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpancing dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan merusak kesatuan serta persatuan nasional. Ia juga memastikan pemerintah memberikan jaminan sepenuhnya untuk terpeliharanya stabilitas keamanan di seluruh wilayah Indonesia untuk senantiasa melakukan tindakan persuasif serta terukur.

“Kita doakan ini bisa diselesaikan dan menyelesaikan agenda pembangunan nasional yang sedang dikumandangkan oleh Presiden Joko Widodo,” katanya.(mpo)









Komentar