14 Agu 2019 09:57

Ribuan Massa E2L-Mantap `Goyang` Kantor Bupati dan Dewan

Massa saat menggelar aksi damai di Kantor Bupati Talaud dan DPRD Talaud, Selasa (13/8). (RIDEL PALAR/MP)

MANADOPOSTONLINE.COMRibuan masyarakat Talaud kembali melakukan aksi damai menuntut pasangan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Elly Engelbert Lasut dan Moktar Parapaga (E2L-Mantap) agar segera dilantik.

Kurang lebih ada 7.000 orang lebih tim sukses dan relawan E2L-Mantap yang tergabung dalam Tim M-150 dan Pasukan Garda menggelar Aksi Damai jilid dua. Aksi tersebut dinamai aksi 22 656 atau aksi Selasa merah putih. Dengan titik massa digerakkan di dua lokasi, yakni Kantor Bupati Talaud dan Kantor DPRD Talaud.

Dari informasi mulai pukul 10.00 WITA, para koordinator aksi melaksanakan brifing. Dilanjutkan dengan doa diawali dengan menyanyi lagu ‘Lembungu Rintulu’. 10.23 WITA, massa bergerak menuju Kantor Bupati Talaud di Kelurahan Melonguane Timur, Kecamatan Melonguane, dengan berjalan kaki sambil berorasi.

Saat tiba di kantor bupati, massa sempat dicegat oleh aparat sehingga terjadi aksi saling dorong. Tapi setelah melakukan pembicaraan, massa diizinkan oleh aparat kepolisian masuk ke halaman kantor bupati dengan menyanyikan lagu ‘Lembungu Rintulu’ dan doa, kemudian dilanjutkan orasi. Ketegangan juga sempat terjadi saat massa mulai membakar ban bekas di lokasi aksi damai.

Kordinator Lapangan (Korlap) Tim E2L-Mantap Yahya Malensang mengatakan, aksi damai kali ini merupakan aksi lanjutan, jilid satu yang sebelumnya telah dilaksanakan pada bulan Juli lalu. "Untuk aksi kali ini, ada sekira 7.000 lebih tim pemenangan E2L-Mantap yang ikut melakukan aksi damai di kantor bupati dan kantor DPRD Talaud," ungkapnya.

Malensang mengatakan, sejarah akan mencatat pada aksi damai kali ini. “Pihak kita akan terus menggelorakan agar pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Kepulauan Talaud periode 2019-2024, segera dilantik. Karena sudah tidak ada lagi persoalan hukum untuk menunda pelantikan tersebut,” sebutnya.

Malensang menambahkan, pihaknya hanya meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun pusat, segera melantik pasangan E2L-Mantap.

12








Komentar