12 Agu 2019 14:31

Serapan Anggaran SKPD Sangihe Rapor Merah

Grafis.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Rakor-EPRA) 2019, pekan lalu. Yang menarik, dari hasil serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) per 31 Juli 2019, sebagian besar mendapat rapor merah (lihat grafis). Atau jauh dari prosentase standar minimal.

Terkait OPD yang mendapat rapor merah, Kepala Bapelitbang Herry Wolf ST sebagai Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) sekaligus yang memandu rakor, meminta OPD berlaku transparan. Atas persoalan yang terjadi di lapangan. Sekaligus melakukan koordinasi dan konsultasi dengan TEPRA jika diperhadapkan dengan berbagai kendala.

“Di rakor kita saling terbuka dan menginformasikan jika ada permasalahan di OPD. Supaya juga TEPRA dapat mengetahui kendala yang terjadi di OPD,” kata Wolf.

Asisten II Benny Pilat SE ketika menyampaikan kesimpulan rapat, meminta beberapa OPD seperti Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Liun Kendage Tahuna, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah, melanjutkan rapat koordinasi dengan TEPRA. “Ada permasalahan penting yang harus dituntaskan dan tidak bisa ditunda,” ketusnya.

Sementara itu Asisten III Dra Olga Makasidamo saat menyampaikan arahan mengatakan, Rakor EPRA merupakan tindak lanjut dari rakor kabupaten/kota se-Sulawesi Utara yang dilaksanakan April di Tomohon. Kepada masing-masing OPD Makasidamo menegaskan, Rakor EPRA wadah menuntaskan berbagai masalah serta deviasi yang timbul akibat dari kendala-kendala yang terjadi.

“Mengingat masih banyak OPD yang mendapat rapor merah, rakor EPRA tempatnya kita menyelesaikan berbagai permasalahan yang terkait dengan minimnya serapan anggaran,” ujar Makasidamo.(wan/gel)









Komentar