08 Agu 2019 09:02

Capai Ratusan Miliar, Realisasi Anggaran Pendidikan Dikritik

"Iya UNBK, UKG dan UKKS memang berbanding lurus. Itu terjadi penurunan. Dan itu betul yang terjadi dilapangan saat ini. Namun kita sudah membuat evaluasi hasil rumusan edah mutu pendidikan. Karena itu kedepannya, akan ada langkah konkrit untuk jangka pendek, menengah serta panjang untuk menyikapi hal ini," terangnya.

Punuh juga mengatakan, akan lebih tegas lagi meminta komitmen kepala sekolah untuk memacu kinerja mereka. Dari komitmen itu, akan ada gambaran kira-kira target peringkat hasil pada tahun 2020 nanti seperti apa.

Jika memang ada yang tidak mampu, semua akan terungkap dari hasil evaluasi yang memang akan dibuat rutin. Semua cabang dinas juga menurutnya, akan diefektifkan secara penuh. Agar pengawasan ke guru dan kepala sekolah semakin ketat.

"Sudah waktunya kami memiliki sikap memberikan penghargaan dan ganjaran, agar prestasi pendidikan di daerah ini khususnya SMA dan SMK membaik dibanding sebelumnya. Kita bakal buat evaluasi secara rutin. Kalau perlu seminggu sekali. Yang pasti, evaluasi akan semakin rutin dan ketat. Di situ akan kelihatan kualitas dan kinerja mereka seperti apa. Jika tidak mampu ya tentu ada sanksi. Peran cabang dinas juga akan diefektifkan, agar pengawasan secara melekat ke guru dan kepala sekolah berjalan dengan baik," tandasnya.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan, masalah itu yang membuat kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan tidak meningkat. Padahal, DAU fungsi pendidikan selalu bertambah setiap tahun. Penggunaan dana pendidikan tersebar ke gaji dan tunjangan guru, sertifikasi, hingga operasional sekolah yang diberikan kepada pemda.

“Ini bukan hanya soal jumlah uang. Tapi bagaimana menggunakan uang tersebut dan kebijakan yang menaunginya. Sehingga memberikan hasil yang efektif,” papar mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu dilansir dari Jawa Pos (grup Manado Post).

Persoalan tersebut direspon pengamat pendidikan Sulut Dr Djouhari Kansil. Menurutnya, kritikan menteri keuangan tentang menurunnya perkembangan pendidikan saat ini, harus dijadikan motivasi untuk berbenah memperbaiki sistem pendidikan.

"Justru menurut saya ini jadi motivasi untuk kita semua. Karena dengan anggaran yang ada, kita harus mampu membuat pendidikan di Sulut jadi maju,” ungkapnya kemarin. “Padahal tolak ukur dari berhasilnya pendidikan bukan hanya dari pendanaan, tapi dari output anak-anak yang berhasil,” tandasnya. (*)

123








Komentar