19 Jul 2019 10:49

Usaha Tanpa Izin di Boltim Terancam Ditutup

Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim akan menertibkan usaha penyulingan minyak cengkih dan sarang burung walet yang belum mengantongi izin.  Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sjukri Tawil, kemarin.

Dia mengaku, pihaknya telah membentuk tim yang akan meninjau langsung tempat usaha penyulingan minyak cengkih dan sarang burung walet. "Tim yang dibentuk berdasarkan instruksi pak bupati. Yaitu DLH, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM), Dinas Perizinan, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertrans), Bagian Sumber Daya Alam (SDA) dan Tata Ruang," jelasnya.

Dia mengungkapkan, akan menyisir seluruh lokasi usaha penyulingan minyak cengkih dan sarang burung walet di Boltim. "Kita sudah turun di Desa Bai', Nuangan dan Desa Matabulu, Kecamatan Nuangan ditemukan tempat penyulingan daun cengkih," ungkapnya.

Menurut dia, tindaklanjut tersebut upaya pendekatan terhadap pelaku usaha agar segera membuat izin usaha. "Mereka merespon arahan yang kita berikan. Mereka segera mengurus izin usaha. Sebab, segala usaha harus ada izin sesuai peraturan berlaku juga harus ada kontribusi ke daerah," jelasnya.

Ia menegaskan, Pemkab Boltim akan menindak tegas setiap pengusaha yang tidak kooperatif terhadap penegakan aturan. "Ada 40 lebih tempat penyulingan terdapat di Desa Atoga, Bai' dan Desa Buyandi. Ini harus kita tertibkan karena tidak ada izin usaha," tutupnya.(tr-01/ite)









Komentar