18 Jul 2019 09:41
Kualifikasi Piala Dunia

Grup Neraka Sambut Timnas Indonesia

Garuda Fans pastinya bakal kembali memenuhi SUGBK. McMenemy akan kembali melihat bagaimana gemuruh yang dirasakannya ketika masih jadi lawan Timnas pada 2010 lalu. gemuruh yang sangat dirindukannya.

Selain bakal penuh, peluang Indonesia untuk lolos juga sangat sulit. Dilihat dari peringkat FIFA saja, anak asuh McMenemy posisinya paling buncit. Teratas adalah UEA yang berada di peringkat 67 ranking FIFA. Disusul Vietnam yang sekarang sudah berada 96 ranking FIFA.

Sedangkan Thailand peringkat 116. Indonesia mungkin bisa dikatakan seimbang karena hanya berselisih satu peringkat saja dengan Malaysia. Indonesia berada di peringkat 160, sedangkan Malaysia peringkat 159.

Tapi dari head to head, Indonesia bisa percaya diri. Dari keempat lawannya itu, Indonesia paling sering kalah adalah melawan Thailand. Dari 77 pertandingan yang sudah dilakoni sejak 1957, Thailand berhasil menang sebanyak 38 kali. Sisanya Indonesia berhasil menang 25 kali dan seri 14 kali.

Sedangkan melawan Malaysia, 95 kali pertandingan yang dilakoni Indonesia berhasil menang 39 kali, seri 21 kali, dan 35 dipermalukan. Melawan Vietnam, Indonesia menang 9 kali, seri 9 kali, dan kalah 5 kali. Lawan UEA hanya tercatat empat kali dan masing-masing meraih 2 kemenangan dan 2 kekalahan.

McMenemy sendiri menanggapi dingin atas lawan-lawan yang bakal dihadapi. Dia lebih memilih mempersiapkan tim dengan baik. ’’Mudah-mudahan kami mendapat hasil yang positif,’’ terangnya. Mantan pelatih Bhayangkara FC itu berharap Garuda Fans bisa hadir memenuhi GBK lagi.

Bisa mendukung penuh perjalanan tim di kualifikasi Piala Dunia. ’’Semua harus sama-sama membantu. Semua harus optimis, kami akan kerja keras,’’ jelasnya.

Sementara itu, bek timnas Yanto Basna mengakui jika keempat calon lawannya di Grup H itu kualitasnya berada di atas timnas. Teknik sepak bolanya lebih baik. ''Tapi bukan berarti kami tidak bisa. Yang penting berusaha sekuat tenaga, yakin pasti bisa lolos,'' ucapnya.

Dia justru mengatakan timnas memang diremehkan di Grup H. Bakal dianggap negara terlemah. ''Itu justru keuntungan. Kami akan buktikan bahwa Indonesia bisa berbicara banyak nanti,'' ujarnya.

Yanto juga berharap masyarakat Indonesia bisa memberi dukungan penuh. Bisa hadir secara langsung ketika timnas berlaga. ''Saya juga berharap pertandingan bisa dimainkan di Papua. Saya yakin, lawan-lawan akan sulit beradaptasi kalau bisa main di sana,'' paparnya.(gnr)

12








Komentar