16 Jul 2019 13:44

Terjadi di Dua Desa, Penikaman Warnai Pengucapan Minsel

Pelaku keributan dengan senjata tajam di sela pengucapan syukur Desa Teep, Kecamatan Amurang Barat, Minsel, dilumpuhkan Tim Ranger Satuan Samapta Polres Minsel.(Dok. Polres)

MANADOPOSTONLINE.COM—Pengucapan syukur Minsel, Minggu kemarin, tercoreng dengan sejumlah kasus tindakan kriminalitas. Namun hal itu cepat diantisipasi pihak keamanan TNI dan Polri, yang selama 1x24 jam standby membantu menjaga kelancaran pengucapan syukur Minsel.

 

Kasus tindak kriminalitas pertama terjadi di Desa Tewasen, Kecamatan Amurang Barat. Lelaki FP alias Nando (30), warga Desa Tewasen, harus berurusan dengan anggota Bhabinkamtibmas Polres Minsel dan Babinsa TNI Koramil Amurang karena melakukan aksi penikaman terhadap korban Recky Masinambow (45), warga setempat.

Informasi dirangkum, kejadian berawal saat tersangka yang telah dikuasai miras hingga mabuk, membuat keributan. Korban kemudian menegur pelaku agar tidak berbuat keributan, namun tersangka tidak menerima ditegur dan kemudian menikam korban di bagian dada dengan pisau dapur.

"Karena tidak terima ditegur, tersangka kemudian menikam korban. Tersangka kemudian langsung diburu dan diamankan oleh petugas Kepolisian dan TNI Koramil yang saat itu sedang melaksanakan tugas pengamanan pengucapan di Desa Tewasen. Sekarang tersangka sudah diamankan di Mapolsek Amurang sedangkan korban berdasarkan informasi sementara dalam perawatan medis," tukas Kapolsek Amurang AKP Edi Suyanto.

Tindak kriminal selanjutnya terjadi di Desa Teep, Kecamatan Amurang Barat. Seorang lelaki pelaku keributan berinisial LP alias Landi (20) warga setempat dibekuk Tim Ranger Satuan Samapta Polres Minsel, Senin (15/7) dini hari.

Terinformasi, pelaku yang juga sudah mengonsumsi miras melakukan keributan dengan membawa senjata tajam jenis parang. Warga desa yang resah atas perbuatan pelaku akhirnya melaporkan ke pihak kepolisian sehingga tak berselang lama korban langsung diamankan dalam kondisi mencoba melawan.

“Setelah kami terima laporan warga desa, kami segera mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku. Karena dia membawa senjata tajam, maka kami langsung melumpuhkan pergerakan pelaku ketika sajamnya terlepas. Saat ini pelaku bersama barang bukti telah kita amankan ke Mapolres Minsel untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkas Kasat Samapta AKP Ronny Rondonuwu.(rgm/gnr)









Komentar