01 Jul 2019 09:08
Satu Meninggal, Tiga Cedera

Ternyata Ada 4 Anggota TNI Jadi Korban di Altitude

Barang bukti milik tersangka dan korban diamankan kepolisian di Mapolresta Manado, Minggu (30/6). (ASYER ROKOT/MP)

MANADO—Kejadian penganiayaan yang berakibat meninggalnya satu anggota TNI di parkiran Altitude Manado karena salah paham. Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo di Mapolresta Minggu (30/6), siang kemarin.

 

“Pada kesempatan ini kami menjelaskan kejadian ini merupakan salah paham antara korban dan pelaku, masing-masing dengan rekannya yang terjadi sekira pukul 5.30 WITA (Sabtu)," ungkapnya.

Dia melanjutkan salah paham tersebut akhirnya berbuntut penganiayaan terhadap korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Penanganannya kami koordinasi antara Polresta dan Pomdam hingga olah TKP, akhirnya kami mengetahui identitas para pelaku dan langsung kami lakukan penangkapan,” sebutnya.

Dia membeber ada sekira 4 orang yang ditangkap dan dilakukan pendalaman. “Dari 4 orang tersebut 3 kami jadikan sebagai tersangka, 1 sementara kami dalami perannya pada kejadian tersebut, sudah kami amankan namun kami tidak ekspos posisi penahanannya untuk pertimbangan kemanusiaan,” bebernya.

Saksi yang diperiksa dia menambahkan, sebanyak 7 orang. Sementara korbannya ternyata ada 4 orang yang merupakan anggota TNI semua. Selain satu korban yang meninggal dunia, ada juga tiga korban yang cedera.  

“Dari pemeriksaan tersebut kami kumpulkan barang bukti yaitu satu buah air soft gun, helm, 2 unit ranmor roda dua, sandal, HP 2 buah, pakaian korban dan pelaku," ujarnya.

123








Komentar