27 Jun 2019 13:30

Kasatpol PP dan Damkar Bitung Kesal Laporan Hoax Kebakaran

Adri Supit

MANADOPOSTONLINE.COM—Kerja sebagai pemadam kebakaran (damkar) sangat beresiko. Karena harus berpacu di jalanan hingga berpotensi cedera fisik saat upaya pemadaman. Sayang, masih ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang iseng terkait laporan kebakaran. Hal ini diungkapkan Kepala Satpol PP dan Damkar Bitung Adri Supit, kemarin (26/6).

 

“Sekira setiap dua bulan pasti ada laporan bohong atau hoax. Diharapkan masyarakat jangan begitu. Memang mereka mungkin ingin menguji kesiapan kami. Tetapi jangan lupa jalan itu banyak kendaraan. Dan petugas damkar harus berpacu untuk ke lokasi kebakaran," keluhnya.

 

Dia mengaku sering dibuat kesal dengan laporan hoax ini. Pihaknya juga beberapa kali berupaya memproses oknum tidak bertanggung jawab tersebut. Tapi terkendala melacak pemilik nomor yang membuat hoax.

“Kami ingin memproses masyarakat yang menyebarkan laporan hoax, tapi belum bisa. Pihak Telkom tidak mau bekerja sama. Kalau pihak kepolisian siap menindak. Sudah beberapa kali surat-menyurat kepada pihak Telkom untuk melacak orang yang bersangkutan, tapi tidak pernah ada tindakan,” sesalnya.

Dia juga mengingatkan, masyarakat harus memperhatikan arus listrik dan jangan membakar sembarangan. "Kalau bisa instalasi listrik di rumah setelah berumur 10 tahun harus dicek dan jangan seenaknya memasang kabel. Sedangkan untuk lahan, masyarakat jangan bakar-bakar sembarang ataupun membuang puntung rokok yang masih menyala. Diharapkan masyarakat selalu waspada," tutupnya.(ctr-61/can)









Komentar