27 Jun 2019 11:12

Ada Warga Belum Miliki KIS dan KTP

Asisten I Pemkot Bitung Oktavianus Tumundo (kedua dari kiri) membuka Sosialisasi Program JKN-KIS di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (26/6).(Swingly/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Ternyata masih ada masyarakat Bitung yang belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) bahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini diungkapkan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bitung Oktavianus Tumundo saat Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (26/6).

 

"Masih ada masyarakat Bitung yang tidak memiliki dan juga mengetahui KIS. Padahal Pemerintah Kota Bitung sudah menganggarkan sekitar Rp 20 miliar untuk membayar Kartu BPJS KIS. Lebih parah lagi, ada anggota masyarakat yang tidak memiliki KTP," ujar Tumundo.

Tumundo berharap, tokoh agama dan tokoh masyarakat mengambil peran dengan menyampaikan pentingnya KIS. "Dalam acara apapun, tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan untuk menyampaikan kepada jemaat ataupun masyarakat pentingnya KIS. Jangan nanti ada masalah, baru menyalahkan pemerintah," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Bitung Nolvie Sendouw menjelaskan, tidak ada Kartu BPJS. "Yang ada kartu KIS. BPJS merupakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, bukan kartu," jelas Nolvie.

Menurutnya, kesadaran masyarakat Bitung memang masih kurang untuk membuat KIS.

"Kesadaran masyarakat masih kurang untuk mendaftar, baik sebagai peserta mandiri yang bayar sendiri, maupun masyarakat yang kurang mampu untuk didaftar ke dalam peserta kurang mampu," rincinya.(ctr-61/can)









Komentar