27 Jun 2019 10:06
Selang Tiga Tahun Terakhir

Ada 4.000 Orang di Sulut Terlibat Narkoba

Aksi menolak peredaran narkoba di Zero Poin Manado kemarin.

MANADOPOSTONLINE.COM—Genderang perang melawan narkoba di Kota Manado terus ditabuh. BNN Kota Manado kali ini menggandeng ikatan putra-putri anti narkoba, melakukan kampanye anti narkoba pusat Kota Manado, tepatnya di Zero Point, Rabu (26/6) pagi.

Kepala BNN Manado AKBP Eliasar Sopacoly mengatakan, kemarin memperingati hari anti narkoba internasional. Pihaknya pun melaksanakan kampanye anti narkoba di pusat kota.

“Hari anti narkoba internasional yang setiap tahun kita rayakan. Tema kita ‘Millenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas,” kata Sopacoly.

Lanjut Sopacoly, setiap hari ada korban berjatuhan, mati sia-sia akibat penyalahgunaan narkoba. Badan dunia menyatakan korban meninggal dunia akibat narkoba tercatat 54 juta.

“Sementara di Sulut kurang lebih 4.000 orang tercatat sebagai pelaku narkoba dari 3 tahun terakhir. Penyalahguna ini, pada umumnya adalah pengguna sat adiktif,” ucap perwira polisi yang dikenal tegas tapi humanis tersebut.

Menurut Sopacoly terjadi penurunan angka penyalaguna narkoba. Tetapi pihaknya terus melakukan edukasi tentang bahaya narkoba.

“Hari ini kita melakukan orasi kampanye anti narkoba, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Manado, supaya mereka tidak menggunakan narkoba,” tutur Sopacoly.

Kemudian ia juga meminta agar jangan ada lagi korban yang berjatuhan akibat narkoba. Sebelumnya juga kita sudah melakukan rangkaian kegiatan seperti kampanye anti narkoba yang melibatkan seluruh siswa siswi dari SMA, SMK yang ada di kota Manado.

Kemudian ada tes urine, juga ada kegiatan organisasi agama di GMIM, Muhammadiyah dan NU. “Kita lakukan semua ini, dengan komunitas anti narkoba dan melibatkan ini pemuda pemuda anti narkoba di daerah yang sama-sama kita cintai,” tutup Sopacoly, perwira polisi berpangkat dua melati.(gnr)









Komentar