26 Jun 2019 12:01
Calon Polisi dan Panda Di-Warning

Kapolda: Main Duit, Saya Pidanakan

Sigid Tri Hardjanto

MANADOPOSTONLINE.COM—Peserta seleksi penerimaan Polri dan panitia daerah (panda) diminta jangan coba main-main dengan proses seleksi. Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto menegaskan dirinya tak segan memberikan sanksi tegas.

 

Irjen Sigid yang mengenakan rompi penerimaan bertuliskan kampanye Penerimaan Polri Bersih dan Transparan ini mengatakan, seleksi masuk Polri gratis, tidak ada yang bayar.

“Kalau masih ada yang coba-coba main duit dalam proses seleksi ini akan saya pidanakan. Kita sudah berkomitmen seleksi penerimaan anggota Polri di Sulut adalah bersih,” tegas kapolda, saat memimpin Sidang Lulus Sementara Penerimaan Bintara dan Tamtama, di aula Catur Prasetya Mapolda Sulut, Selasa (25/6).

“Jadi kalau sampai saya dengar ada kolusi dalam penerimaan ini atau coba-coba untuk berbuat kolusi dengan panitia, semua akan saya pidanakan,” jamin Kapolda Sigid.

Proses penerimaan Polri di Sulut saat ini telah memasuki tahap penetapan sidang lulus sementara. Yang didalamnya terdapat rangkaian tahapan supervisi dari Mabes Polri.

Sebelumnya sudah dilaksanakan beberapa tahapan tes yang telah dilalui oleh para calon siswa Bintara dan Tamtama Polri TA 2019. Antara lain pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap satu, uji kemampuan jasmani, pemeriksaan psikologi tahap satu, uji akademik, pemeriksaan kesehatan tahap dua, pemeriksaan psikologi tahap dua, pendalaman PMK dan pemeriksaan administrasi akhir.

Berdasarkan data dari Biro SDM Polda Sulut, dari total 1.786 orang peserta yang mengikuti seleksi penerimaan di Polda Sulut tahun ini, yang masih dinyatakan memenuhi syarat sampai kini yaitu Bintara PTU 209 orang (202 pria dan 7 wanita), Bintara Bakomsus 7 orang (6 pria dan 1 wanita), Bintara Talent Scouting 4 orang (2 pria dan 2 wanita) dan Tamtama Brimob 9 pria. “Kita patut mengapresiasi para peserta yang telah melaksanakan tes mengoptimalkan kemampuan dari masing-masing peserta untuk dapat lulus dari tiap tahapan tes,” ucap Irjen Sigid.

Menurut Kapolda, pelaksanaan kegiatan penerimaan anggota Polri di Polda Sulut telah dilaksanakan dengan benar-benar menjunjung tinggi prinsip Betah (bersih, transparan, akuntabel dan humanis). “Sebagaimana penekanan bapak Kapolri melalui ASSDM Kapolri, penerimaan anggota Polri harus dilaksanakan dengan clear and clean,” tutup jenderal berpangkat bintang dua tersebut.

Sidang tersebut juga dihadiri Ketua Tim Supervisi Mabes Polri Brigjen Pol Jan Leonard De Fretes, Irwasda Polda Sulut, Karo SDM Polda Sulut dan anggota Tim Supervisi Mabes Polri, para ketua Tim Tahapan Seleksi, Panitia penerimaan terpadu Anggota Polri TA 2019, pengawas internal dan pengawas eksternal.(gnr)









Komentar