20 Jun 2019 16:43

12 Bulan tak Terima Honor, Puluhan Pelatih Basket di Kotamobagu Mundur

Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Program Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu untuk peningkatan kesejahteraan para pelatih dengan memberikan honor per bulan pada puluhan pelatih, dari 11 Cabang Olahraga (Cabor) berprestasi, tak berjalan mulus.

Program yang tertata di APBD Kota Kotamobagu sejak 2017 silam awalnya berjalan mulus walaupun dibayar per triwulan. 

Namun, dua triwulan 2018 tersendat. Anehnya, hanya pelatih basket yang tak mendapat bagian dibanding pelatih-pelatih lainnya. "Inikan aneh. Masa yang lain bisa dapat honor, kita tidak. Padahal tahun lalu sukses mengorbitkan dua pemain di Popwil dan meraih medali emas," tutur pelatih terbaik Honda DBL 2016 itu.

Tak hanya itu saja, pelatih yang sukses membawa Kotamobagu meraih medali perak di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017 tak juga menerima honor di dua triwulan tahun ini. Sehingga praktis 12 bulan tak menerima honor, sedangkan sebelum Idul Fitri puluhan pelatih sudah menerima. "Ini tidak adil, untuk itu saya memilih mundur," kesalnya.

Sementara itu, Kadispora Kotamobagu Toni Ponongoa kaget kalau pelatih basket tak menerima honor pada 2018. "Saya akan cek ke bendahara," janjinya saat dikonfirmasi.

Sedangkan soal honor 2019 memang untuk basket ditahan, karena menurut laporan sudah tidak aktif melatih. "Honor tahun ini belum cair. Itu hanya inisiatif saya untuk para pelatih yang akan merayakan lebaran. Nanti setelah lebaran baru semua akan dicairkan," jelas Ponongoa yang juga Ketua KONI Kotamobagu.(isw/ite)









Komentar