19 Jun 2019 15:14

Makam Raja Bolmong Jadi Pusat Wisata Religi

Perkuburan Raja Pertama Bolmong DC Manoppo, di Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur.(Claudia/Manado Post)

Makam Raja Pertama Bolaang Mongondow (Bolmong) Datuk Cornelis (DC) Manoppo yang berada di Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur, menjadi salah satu tempat wisata religi maupun sejarah di Kotamobagu.

Makam raja ini mudah ditemukan, karena terletak di depan jalan raya Matali, juga merupakan salah satu cagar budaya nasional yang berada di Kotamobagu. Selain Makam Raja Datuk Cornelis.  Disitu ada beberapa makam keluarga raja. Diantaranya anak, cucu serta kerabat raja.

Di kompleks makam yang berukuran 7x10 meter ini juga, ada beberapa makam orang yang berperan penting dalam pemerintahan Bolmong. Anggota DPR RI pada 1950 yang pertama mewakili BMR yakni Anton C Manoppo. Ia adalah anak tertua Kartini Manoppo, satu di antara istri Presiden Soekarno.

"Ketika Bolmong menjadi daerah kabupaten dan tidak lagi ada sistem kerajaan, beliau menjadi penjabat bupati pertama Bolmong. Abo' Anton C Manoppo lahir pada 23 November 1906 di Kotamobagu dan wafat pada 17 Desember 1982 di Jakarta. Beliau merupakan anak dari Raja DC Manoppo," ujar Abo Manoppo, salah satu generasi dari raja Manoppo.

Di sekitar situ juga ada makam kerabat, seperti Almarhum Djogoegoe Abo Pusung Abraham Sugeha, kakek dari mantan Bupati Bolmong Marlina Moha Siahaan. Juga ada makam AH Gobel, anak Raja Bolaang Uki yang merupakan kerabat dekat Raja DC Manoppo.

Makam Raja DC Manoppo seringkali dikunjungi masyarakat BMR.

"Biasanya ramai nanti menjelang bulan suci Ramadan. Mereka yang merupakan keturunan Raja DC Manoppo datang melakukan ziarah, tak hanya dari sekitar BMR, dari Jakarta juga datang ke Kotamobagu menyempatkan berziarah," kata Abo.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)  Kotamobagu Agung Adati menerangkan, Raja DC Manoppo adalah raja pertama yang memimpin pemerintahan Bolmong. 

"Disinilah raja DC Manoppo dimakamkan bersama keluarganya. Raja DC Manoppo adalah pemimpin pertama Bolmong yang menggunakan gelar raja yang memerintah sejak 1905 sampai wafat 12 Febuari 1927," ungkap Agung

Menurut Agung, makam ini juga terus dijaga, sebab salah satu cagar budaya nasional di Kotamobagu. "Kami terus melestarikannya karena merupakan bukti sejarah pemerintahan pertama Bolmong pada masa itu. Sekarang dijadikan salah satu wisata religi dan situs sejarah Bolmong," pungkasnya.(tr-06/ite)









Komentar