18 Jun 2019 09:20

Berikut Srikandi yang Bermunculan di Bursa Pilkada 2020

MANADOPOSTONLINE.COM—Pertarungan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020 menarik disimak. Karena ini bukan hanya medan kaum pria. Dari berbagai aspirasi masyarakat, sejumlah nama srikandi ikut mencuat. Misalnya saja untuk pemilihan gubernur (pilgub).

Ada nama Ketua Golkar Sulut yang juga Bupati Minsel Christiany Paruntu, Bupati Minut Vonnie Panambunan, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo, dan calon anggota DPD RI terpilih Maya Rumantir. Di tujuh kabupaten/kota juga ada nama-nama kandidat perempuan muncul.

Misalnya di Pilwako Manado. Ketua TP PKK Manado yang juga Rektor Unima Paula Runtuwene mulai digadang-gadang menggantikan posisi sang suami Vicky Lumentut. Ada juga politikus NasDem Felly Runtuwene.

Di Pilwako Tomohon, first lady Sulut Rita Tamuntuan ramai disuarakan bertarung memperebutkan Kota Bunga. Di samping itu Syerly Sompotan, incumbent Wakil Wali Kota dan Ketua DPRD Tomohon Miky Wenur ikut disebut. Srikandi lain yang bermunculan di antaranya putri Jimmy Eman, Gabriela Eman dan putri Jefferson Rumajar, Sendy Rumajar.

Politikus Golkar Cindy Wurangian dan srikandi PDI Perjuangan Vanda Sarundajang pun mulai disebut-sebut kandidat kuat maju di Pilwako Bitung.

Terkait peluang perempuan direkrut  partai politik untuk bersaing di Pilkada 2020, juru bicara Partai Golkar Sulut Feryando Lamaluta mengatakan, sangat mungkin. “Apalagi ketua kita adalah perempuan. Kalau elektabilitas mumpuni dan punya kemampuan, sangat mungkin kita usung,” kata Lamaluta.

Senada disampaikan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan bidang pemenangan pemilu. “Tak ada alasan untuk tidak mengusung kaum perempuan di Pilkada. Sangat mungkin peluang itu ada,” kata Senduk. Diapun menjelaskan, penetapan calon ini harus melalui tahapan partai.

Sebelumnya pengamat politik Jovano Panelewen menilai jika kaum perempuan menempati posisi istimewa di perpolitikan Indonesia.

“Salah satu buktinya, parpol wajib mengirim minimal 30 persen perempuan di jajaran calon mereka. Ini tentu sangat positif. Artinya, akan ada begitu banyak perempuan yang diberi peluang untuk maju sebagai anggota dewan,” beber Panelewen. Dia mengatakan, momen ini harusnya dimanfaatkan perempuan di semua daerah. “Tapi harus terus meningkatkan kemampuan,” sebutnya.

Senada disampaikan Dr Johny Taroreh. Perempuan sangat berpeluang dalam pentas Pilkada. Kepemimpinan perempuan telah menjadi fenomena menarik. Karena banyaknya perempuan yang memimpin. “Baik di pemerintahan, maupun perguruan tinggi di Sulut,” kata Taroreh, akademisi Unima.

Lanjutnya, sumber daya manusia (SDM) kaum perempuan di Sulut sudah terbukti. Apalagi budaya di Sulut sangat menjunjung tinggi perempuan. “Jiwa kepemimpinan perempuan cukup kuat. Terpenting, mereka mampu membawa diri di tengah dunia politik yang dinamis, serta bisa menarik perhatian masyarakat melalui program-program inovatif,” sebutnya.(gel)

Srikandi yang Bermunculan di Bursa Pilkada 2020:

12








Komentar