17 Jun 2019 08:52

Donald Trump Pilih Sulut Lokasi Latihan Militer

Jet-jet tempur tipe F16 milik TNI AU sudah berada di Pangkalan Udara Sam Ratulangi Manado, Minggu (16/6). Pesawat pendukung milik AS juga sudah tiba di Manado sejak pekan lalu. (IMMANUEL GRADY/MP)

Jet tempur tipe F16 dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi sudah parkir di apron Lanudsri, Minggu (16/6) kemarin sore. Jumat (14/6) lalu Pangkalan Udara Sam Ratulangi juga telah menerima kedatangan satu pesawat angkut berat jenis C-17 Globe Master milik US Air Force (USAF).

Kedatangan pesawat jenis C-17 Globe Master dipimpin oleh Kapten Pilot Capt Rocque Gardland dan Co Pilot Capt Jon Simon Cs. Mereka disambut langsung Komandan Lanudsri Manado Kolonel Pnb Johnny Sumaryana, di Apron Bandara Sam Ratulangi.

Pesawat angkut berat tersebut mendarat di Manado pukul 13.58 WITA. Usai menempuh perjalanan jauh dari pangkalan militer AS di Jepang ke Pangkalan Sam Ratulangi. Cope West 2019 bakal berlangsung mulai 17 hingga 28 Juni 2019.

Pesawat C-17 dengan tanda Reg. USA, no Reg. 55152 ini membawa 7 orang crew, pax 43 orang dan Kargo seberat 42.140 kg, untuk mendukung ground crew/teknisi serta peralatan pendukung dari Skadron Tempur F-16 USAF.

Dalam latihan Cope west Tahun 2019 nanti,  angkatan udaranya Amerika Serikat akan menggunakan pesawat tempur F-16 dari Skadron 14 yang bermarkas di Misawa Jepang.

Sementara TNI AU  RI akan mendatangkan pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi. “Latihan saat ini menitikberatkan pada latihan perang di udara pesawat tempur F-16 dari kedua pihak,” sebut Danlanudsri Kolonel Pnb Johnny Sumaryana.

Latihan ini lanjut danlanudsri sangat positif bagi dua angkatan bersenjata yang beda negara ini. “Tentu TNI AU akan terus memperkuat kekuatan. Untuk terus mengawal kedaulatan wilayah udara NKRI. Sehingga latihan-latihan seperti ini bisa menambah pengalaman dari para pilot tempur TNI AU,” tandasnya.(gnr)

12








Komentar